Pilwali Makassar

Demokrat dan Perindo Koalisi Menangkan Kolom Kosong di Pilwali Makassar

Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali memastikan partainya tetap berada dibarisan pasangan DIAmi.

Demokrat dan Perindo Koalisi Menangkan Kolom Kosong di Pilwali Makassar
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ketua DPD Partai Perindo Kota Makassar Ruslan Mahmud (tengah) salam Pungga, salam yang dipopulerkan pasangan IYL-Cakka bersama pengurus salah satu sayap Partai Perindo, Jumat (1/6/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Demokrat dan Partai Perindo Kota Makassar siap memenangkan kotak kosong atau kolom kosong pada Pilwali Makassar.

Parpol pendukung pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) itu menilai, mengkampanyekan kolom kosong pada Pilkada Serentak 2018 dibolehkan.

"Partai Perindo konsisten pada garis yang sudah ditetapkan oleh DPP. DPP tidak menetapkan calon lain, tapi Danny Pomanto," kata Ketua DPD Perindo Makassar Ruslan Mahmud, Sabtu (2/6/2018).

"Karena DIAmi dianulir sebagai pasangan calon, maka Perindo tetap berada di ruang kosong yang ditinggalkan Danny Pomanto," tambah Ruslan.

Terpisah, Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali memastikan partainya tetap berada dibarisan pasangan DIAmi.

Menurut ARA sapaannya, tidak ada alasan bagi partainya untuk mengalihkan arah dukungannya kepasangan calon lain. Meskipun DiAmi batal sebagai calon wali kota-wakil kota.

"Demokrat dari awal konsisten dengan pasangan DIAmi. Kami tidak pernah berubah. Kami akan memenangkan kolom kosong," tegas Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.

"Kami sudah siapkan relawan di semua TPS. Setiap TPS ada 15-30 orang ditempatkan menjaga. Ketua-ketua kecamatan dan ranting siap menangkan kolom kosong," tambah ARA.

Ruslan Mahmud menambahkan, kolom kosong di Pilwali Makassar akan menjadi pelajaran bagi rakyat, termasuk politisi untuk tidak semena-mena terhadap kekuatan hukum dan politik yang ada, tetapi pada kekuatan rakyat.

"Makanya Partai Perindo ingin megetuk hati masyarakat bahwa Perindo akan memperjuangkan suara rakyat. Partai Perindo sudah menyiapkan semuanya, termasuk di TPS, Perindo pasti ada," ujarnya.

Mantan Bendahara DPW PBB Sulsel ini bahkan mengaku ada banyak kelompok maupun golongan yang berkepentingan agar kolom kosong menangkan pilwali.

"Kami berfikir bukan hanya Perindo, Demoktat dan partai pendukung DIAmi bergerak, tapi ada banyak stakeholder yang memiliki kepentingan besar terhadap kemenangan kolom kosong," jelas Ruslan.

Menurutnya, jika kolom kosong menang, maka semua stakeholder punya peluang maju pada Pilwali Makassar 2020 mendatang, sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved