Pipa Air Bersih di Tana Lemo Bocor, Kadis Pariwisata Bulukumba: Wajar!

Pasalnya, hingga saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap percobaan, sehingga, kata dia, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut

Pipa Air Bersih di Tana Lemo Bocor, Kadis Pariwisata Bulukumba: Wajar!
firki/tribunbulukumba.com
Proyek pengadaan air bersih di Lingkungan Lemo-lemo, Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel, telah dikerjakan sejak beberapa bulan lalu. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, M Ali Saleng, menilai kebocoran pipa pengadaan air bersih di daerah wisata Lingkungan Lemo-lemo, Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel, merupakan hal yang wajar.

Pasalnya, hingga saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap percobaan, sehingga, kata dia, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut masih dapat melakukan perbaikan.

"Kalau ada yang bocor, wajar. Ini baru tahap percobaan, rekananan nanti akan perbaiki itu dalam waktu dekat," jelas Ali Saleng yang ditemui TribunBulukumba.com, di ruang kerjanya, Kamis (31/5/2018).

Mantan Kadis Dukcapil Bulukumba itu membenarkan, bahwa proyek pengadaan air bersih tersebut sebagaian besar menggunakan pipa bekas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PANSIMAS), yang sebelumnya telah diinstalasi di daerah tersebut beberapa tahun silam.

Menurut Ali Saleng, hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya anggaran proyek sebesar Rp600 juta yang diperoleh dari dana Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Angkasa Pura, tidaklah cukup untuk pengadaan pipa baru yang menjangkau hingga ujung pantai Lemo-lemo atau dengan jarak kurang lebih lima kilometer.

"Ini panjangnya ada 5 kilometer. Kalau kita tidak sambung dengan pipa bekas PANSIMAS, kurang 2 kilometer pipa untuk masuk hingga ujung pantai Lemo-lemo," jelasnya.

"Ini semata-mata untuk masyarakat. Seharusnya kita berterima kasih kepada PT Angkasa Pura, karena kita dibantu," jelasnya menambahkan.

Proyek pengadaan air bersih di wilayah terpencil yang letaknya sebelum pantai Bira itu, sebelumnya memang telah mendapat beberapa program pengadaan air bersih, namun tak ada yang berhasil.

Tapi untuk proyek kali ini, Ali Saling yakin dan optimis masyarakat dapat menikmati hasilnya.

Pasalnya ada beberapa trobosan berbeda yang telah dilakukan agar air dapat mengalir lancar hingga ke pelosok Lingkungan Lemo-lemo, diantaranya penggunanaan pompa di hulu.

"Dulu itu tidak ada pompa, jadi ada waktu-waktu tertentu air mengalir deras. Tapi sekarang beda, kita langsung pake pompa.  Jadi airnya kencang sekali itu," jelas Ali Saleng.

Ia berharap masyarakat bersabar dan ikut bekerjasama menyukseskan program tersebut.

"Ini kan untuk mereka. Supaya tidak lagi beli air bersih dengan harga mahal," pungkas Ali Saleng.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help