Belum Diresmikan, Pipa Pengadaan Air Bersih di Lemo-lemo Bulukumba Sudah Bocor

Dari pantauan TribunBulukumba.com, sedikitnya ada dua titik kebocoran pipa dari dua lokasi berbeda.

Belum Diresmikan, Pipa Pengadaan Air Bersih di Lemo-lemo Bulukumba Sudah Bocor
firki/tribunbulukumba.com
Proyek pengadaan air bersih di Lingkungan Lemo-lemo, Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel, telah dikerjakan sejak beberapa bulan lalu. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, BONTO BAHARI - Proyek pengadaan air bersih di Lingkungan Lemo-lemo, Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel, telah dikerjakan sejak beberapa bulan lalu.

Anggaran proyek tersebut berasal dari Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Angkasa Pura, senilai kurang lebih Rp600 juta.

Namun, proyek tersebut kini menjadi kritikan warga, pasalnya setelah dikerjakan, banyak pipa yang bocor. Padahal, rencananya bakal diresmikan setelah bulan Ramadan ini.

Dari pantauan TribunBulukumba.com, sedikitnya ada dua titik kebocoran pipa dari dua lokasi berbeda.

"Kita lihat saja pipanya pak, pipa bekas yang disambung. Pipa bekas pengadaan PANSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat," ujar salahseorang warga, Irma, Kamis (31/5/2018).

Irma mengaku telah kecewa dengan pengadaan air bersih yang kerap dijanjikan pemerintah untuk daerahnya.

"Mungkin nanti seperti PANSIMAS-ji lagi. Bangunannya jadi tapi tidak bisa dinikmati warga," tambahnya.

Untuk memperoleh air bersih dan layak minum, biasanya Irma dan warga lain memperoleh dari PDAM yang dibelinya seharga Rp25 ribu per jeriken dengan isi 20 liter, pelayanannya pun tidak setiap hari.

Sementara untuk untuk kebutuhan mandi dan mencuci, Irma menggunakan air sumur, yang airnya asin karena letak geografis kampungnya yang dekat dari laut.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved