Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

5 Penemuan Bersejarah Oleh Umat Muslim, No 2 dan 3 Bikin Takjub Hingga Sekarang

Hingga kini, senyawa yang mirip dengan siwak masih digunakan sebagai bahan pasta gigi modern.

Editor: Mansur AM
Professor Salim Al-Hassani, Ketua FSTC, dan Afzal Khan, Lord Mayor of Manchester, mengangkat replika mesin terbang karya Abbas Ibn Firnas 

TRIBUN-TIMUR.COM - Punya cita-cita kuliah di universitas ternama? Wajar, semua orang ingin mendapatkan pendidikan yang terbaik. Tapi tahukah Anda siapa pendiri universitas pertama di dunia?

Professor Salim al-Hassani, Ketua Foundation for Science, Technology, and Civilisation, punya temuan mengejutkan. 

Ternyata universitas pertama di dunia didirikan oleh seorang wanita. Namanya  Fatima al-Firhi.

Baca: Baru 24 Jam Jadi Staf di Istana Presiden, Ali Mochtar Ngabalin Terdiam di Hadapan Fadli Zon. Loh?

Selain universitas, banyak hal lain yang ternyata lebih dulu diujicoba dan ditemukan oleh kaum Muslim.

Baca: Kabar Gembira Buat Karyawan Swasta! THR Dibayar Tanggal Ini Berikut Sanksi Perusahaan Nakal

Berikut adalah 5 penemuan Muslim paling penting dalam sejarah menurut Professor Hassani.

Baca: Debat Panas Najwa Shihab dan Deddy Corbuzier, Siapa Akhirnya Mengalah?

1. Kopi

Pikirkan secangkir kopi hangat yang Anda minum pagi ini.

Dari manakah asalnya?

Orang awam akan menjawab Italia, tetapi kopi pertama kali diminum di Yemen.

 “Ada lubang dalam pengetahuan kita, kita melompat begitu saja dari zaman Renaisans ke Yunani,” kata Professor Salim al-Hassani, Ketua Foundation for Science, Technology, and Civilisation.

Padahal, selain kopi, umat Islam juga menemukan berbagai hal penting, seperti universitas dan sikat gigi, yang kini kita gunakan sehari-hari.

Professor Hassani bercerita bahwa walaupun kini popularitas kopi paling tinggi di dunia Barat, tetapi kenyataannya biji kopi pertama kali diseduh untuk diminum di Yemen pada abad ke-9.

Minuman energi alami ini digunakan kaum Sufi untuk tetap terjaga ketika berdoa di malam hari.

Belakangan, kopi dibawa ke Kairo oleh sekelompok pelajar dan dikenal secara luas di kerajaan tersebut.

Popularitas kopi kemudian menyebar ke Turki pada abad ke-13 dan ke Eropa pada abad ke-16 berkat para pedagang Venesia yang membawanya ke Italia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved