Pilgub Sulsel 2018

Gegara Ini, Bawaslu Surati Parpol dan Cagub Sulsel

Kebanyakan alat peraga parpol di beberapa titik di Makassar berisi ucapan 'selamat menunaikan ibadah puasa'.

Gegara Ini, Bawaslu Surati Parpol dan Cagub Sulsel
TRIBUN TIMUR/SALDY
Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 baru akan dimulai pada 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

Karena itu partai politik dilarang melakukan aktifitas yang mengandung unsur pencitraan.

Unsur citra diri yang dimaksud sesuai pasal 1 ayat 35 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yaitu, memasang logo partai dan atau nomor urut partai di tempat-tempat umum.

Pantauan Tribun Timur di Makassar, baliho atau alat peraga parpol lainnya "mejeng" di sejumlah ruas jalan protokol.

Bahkan tidak jarang ditemukan di lorong-lorong, lengkap dengan gambar pengurus partai dan nomor urut parpol.

Tidak hanya itu, ada juga bakal calon anggota legislatif yang 'berani' memasang fotonya di baliho, lengkap dengan logo dan nomor urut parpolnya.

Terkait hal itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel menyurati seluruh pimpinan partai politik di Sulsel, tertanggal 21 Mei 2018 kemarin.

Bawaslu memastikan bertindak tegas atas kelakuan partai politik yang dengan terang-terang menyebar alat peraga selama bulan ramadan.

"Sudah disurati, semua parpol untuk segera menurunkan alat peraganya. Suratnya kami terbitkan tanggal 21 Mei. Kemarin (Selasa) juga sudah dikirim," ungkap Ketua Bawaslu Sulsel La Ode Arumahi, Kamis (24/5/2018).

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help