Film 'Senior Vs Junior', Cara FTI UMI Perbaiki Citra Mahasiswa Makassar di Mata Masyarakat Indonesia

Jika ya, tentu anda mengenal Ospek atau singkatan dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus, sebuah tradisi harus dilalui mahasiswa baru.

Film 'Senior Vs Junior', Cara FTI UMI Perbaiki Citra Mahasiswa Makassar di Mata Masyarakat Indonesia
YOUTUBE.COM/FTI UMI
Screenshot film 'Senior Vs Junior'. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Anda pernah kuliah minimal jenjang S-1?

Jika ya, tentu anda mengenal Ospek atau singkatan dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus, sebuah tradisi harus dilalui mahasiswa baru.

Di Indonesia, Ospek pada praktiknya adalah praktik perpeloncoan yang disertai kekerasan fisik maupun psikis.

Lazimnya, yang melakukan Ospek adalah mahasiswa senior, satu angkatan atau lebih di atas angkatan mahasiswa baru tersebut.

Selama Ospek, mahasiswa baru harus tunduk pada segala bentuk perintah senior.

Jika tidak, mahasiswa baru atau mahasiswa junior harus menerima segala risiko, termasuk hukuman dalam bentuk kekerasan fisik.

Dalam menjalan Ospek, senior juga memiliki "hak diskresi" dari aturan yang tertuang dalam 2 pasal.

Kedua pasal tersebut, yakni:

Pasal 1, Senior tidak pernah salah.

Pasal 2, Jika senior salah, maka kembali ke pasal 1.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved