Berkas Perkara Kasus Utang Piutang Pemkab Mamuju Dilimpahkan ke Kejari

Dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama mantan bendahara Setda Mamuju, Abdul Gafur

Berkas Perkara Kasus Utang Piutang Pemkab Mamuju Dilimpahkan ke Kejari
nurhadi/tribunsulbar.com
Direktur Kriminal Umum (Dir Krimum) Polda Sulbar, Kombes Pol Yaved Duma Parembang 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ditkrimum Polda Sulbar, melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama mantan bendahara Setda Mamuju, Abdul Gafur, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulbar, Kombes Pol Yaved Duma Parembang mengatakan, berkas perkara itu diserahkan pada hari Senin 21 Mei 2018 dan sisa menunggu koordinasi dari Kejari Mamuju mengenai kelengkapan administrasi perkara.

"Jika dinyatakan lengkap atau P-21, maka akan menyerahkan tersangka dan barang bukti hasil kejahatan tersangka atau P-22. Kalau masih P-18 atau tidak lengkap, yah kami lengkapi lagi berkasnya," "ujarnya saat di Mapolda, Selasa (22/5/2018).

Dikatakan, dalam berkas perkara itu, hanya Abdul Gafur yang ditetapkan menjadi tersangka, dalam kasus utang-piutang yang mengatasnamakanPemkab Mamuju.

Hal itu berdasarkan hasil penyidikan polisi yang sudah memintai keterangan pada banyak saksi, korban, tersangka dan nama-nama lain yang disinyalir ikut terlibat.

"Kami hanya tetapkan Abdul Gafur, karena sudah terbukti melakukan tindakpidana. Tersangka meminjam kepada tiga korban dan berjanji dalam tempo dua pekan akan membayar. Tapi hingga dilaporkan, tersangka tidak juga membayar,"kata Yaved.

Kombes Pol Yaved melanjutkan, dalam berkas perkara itu, tersangka diancam pasal 378 dan 372 KHUP tentang penipuan dan penggelapan atau ancaman pidana hukuman penjara empat tahun. (*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help