Petugas Puskesmas Pabentengang Bantaeng Periksa Kesehatan Jamaah Tarawih

Momen Ramadan digunakan untuk mendatangi masjid pada desa-desa untuk melakukan pengecekan kesehatan.

Petugas Puskesmas Pabentengang Bantaeng Periksa Kesehatan Jamaah Tarawih
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Suasana pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Pabentengang, kepada sejumlah jamaah tarawih. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Puskesmas Pabentengang, Desa Pabentengang, Kecamatan Eremerasa, Kabpaten Bantaeng, Sulawesi Selatan kini punya inovasi baru untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga.

Momen Ramadan digunakan untuk mendatangi masjid pada desa-desa untuk melakukan pengecekan kesehatan kepada jamaah salat tarawih.

Kepala Puskesmas Pabentengang, Surya Darma mengungkapkan kegiatan tersebut bakal dilakukannya selama Ramadan dengan mendatangi dua masjid tiap desa.

"Ini bagian dari inovasi kami untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kegiatan ini kami akan lakukan dua kali dalam satu desa selama Ramadan," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Senin (21/5/2018).

Baca: Semarak Ramadan, NMM Gelar Magic Competition

Baca: Serba Islami, Begini Suasana Ramadan di Trans Studio Mal Makassar

Pada Minggu (20/5/2018) malam, pemeriksaan kesehatan dilakukan di Masjid Suhada 45, Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Bantaeng.

Pada pemeriksaan kesehatan itu, ada 30 jamaah yang diperiksa kesehatannya, baik jamaah pria maupun jamaah wanita. Jamaah yang sakit diberikan obat sedangkan yang sehat hanya diberi penyuluhan tambahan.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Bantaeng Andi Ihsan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Pabentengang tersebut.

"Ini adalah satu hal yang patut kami apresiasi sebab mampu mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan memanfaatkan momen Ramadan," tuturnya.

Apalagi masjid yang merupakan sarana yang banyak didatangi oleh warga saat malam hari untuk menjalankan salat tarwih berjamaah.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help