Rakor Penyelenggaran Angkutan Lebaran, Deng Ical Ungkap Lima Masalah Kota Makassar

Selain masalah keamanan, juga terkait sembako, agama, persampahan, dan kemacetan.

Rakor Penyelenggaran Angkutan Lebaran, Deng Ical Ungkap Lima Masalah Kota Makassar
fahrizal/tribun-timur.com
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, menghadiri Rapat Kordinasi Teknis Penyelenggaran Angkutan Lebaran Tahun 2018 se-Sulawesi Selatan dan Barat, di Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (18/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, menghadiri Rapat Kordinasi Teknis Penyelenggaran Angkutan Lebaran Tahun 2018 se-Sulawesi Selatan dan Barat, di Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat (18/5/2018).

Turut hadir Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, Kepala Balai Perhubungan Wilayah Sulawesi Selatan Benny Nurdin Yusuf, Bupati Selayar Basli Ali, serta jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Deng Ical ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan, karena memilih Makassar sebagai tempat rakor penyelenggaran angkutan lebaran.

"Untuk itu kami pemerintah Kota Makassar mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan dan juga pihak kepolisian, yang menjadikan Makassar sebagai daerah pelaksanaan rakor teknis angkutan lebaran," jelasnya.

Baca: Ini Pesan Deng Ical untuk ASN dan Warga Makassar di Bulan Ramadan

Baca: Deng Ical Harap Jalan Tol Layang Makassar Jadi Percontohan Nasional

Terlepas dari itu, menurutnya, saat ini permasalahan utama di pemerintah Kota Makassar, selain masalah keamanan, juga terkait sembako, agama, persampahan, dan kemacetan.

"Dari lima permasalahan itu, masalah sampah dan kemacetan yang membuat pemerintah Kota Makassar pusing. Sehingga permasalahan ini kami ingin urai melalui perumusan blue print pengembangan perhubungan dan transpotasi darat," tuturnya.

Oleh sebab itu, pemerintah Kota Makassar kata Deng Ical, saat ini sedang merumuskan perencanaan pembangunan dan penyediaan pelayanan transportasi yang lebih efektif dan efisien.

"Kami momohon ijin dan bimbingan dari bapak dirjen. Secepatnya saya akan segera menghadap untuk menyampaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah Kota Makassar terutama yang menyangkut dengan perhubungan darat," kata Deng Ical.

"Mulai dari komitmen kami untuk menjadikan terminal bintang lima, tol layang dan beberapa perencanaan lainnya, sehingga kami perlu menyesuaikan dengan program nasional dari Kementerian Perhubungan, untuk menjadi bahan dalam RPJMD kami di 2019-2024," katanya.(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help