Pilwali Makassar 2018

Hamdan Zoelva Sebut Langkah KPU Makassar Abaikan Panwaslu Sudah Tepat, Ini Alasannya!

Rencana Panwaslu untuk melaporkan KPU ke pihak Gakumdu dan DKPP, hal itu pun dinilai hanya sebatas laporan etika.

Hamdan Zoelva Sebut Langkah KPU Makassar Abaikan Panwaslu Sudah Tepat, Ini Alasannya!
fahrizal
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015, Hamdan Zoelva 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK-RI) periode 2013-2015, Hamdan Zoelva turut angkat bicara terkait sengketa gugatan pilkada di Makassar.

Pengacara senior ini pun menilai hasil pleno KPU Kota Makassar mengakomodir putusan Mahkamah Agung sudah tepat.

"Sudah sangat tepat KPU mengambil posisi itu, dimana tetap melaksanakan dan menghormati perintah putusan Mahkamah Agung, karena itu sudah benar dari dua pilihan tersebut," tegasnya saat ditemui di Makassar, Jumat (18/5/2018).

Bukan tanpa alasan, Hamdan menilai keputusan KPU tepat, menurutnya, putusan peradilan bisa dibatalkan atau diabaikan dengan peradilan itu sendiri.

Baca: Jika Masih Mau Persoalkan Putusan KPU Makassar, Hamid Awaluddin Bilang Tinggalkan Saja Indonesia

Baca: KPU Makassar: Semoga Demokrasi Kita Berjalan Damai

"Apapun alasannya, putusan peradilan mesti dijalankan dan dihormati, sehingga sekali lagi saya katakan itu sudah tepat,"katanya.

Terkait putusan panwaslu, Hamdan mengingatkan kembali keputusan Mahkamah Agung yang diatur Undang- Undang tak bisa di review kembali.

"Memang KPU menghadapi masalah,karena ada dua yang harus dilaksanakan, yakni putusan panwaslu dan keputusan MA, namun kita harus melihat sisi tingkat peradilan itu,"tuturnya.

Sementara itu, rencana Panwaslu untuk melaporkan KPU ke pihak Gakumdu dan DKPP, hal itu pun dinilai hanya sebatas laporan etika.

"DKPP yang akan menilai, itu adalah hak masing-masing intstitusi, tapi itu tidak mengubah subtansi putusan, hanya sanksi bagi penyelenggara,"tutupnya.

Sebelumnya, KPU telah mengabaikan putusan Panwaslu sehingga dipastikan pilwali Makassar hanya akan diikuti satu kandidat pasangan calon yakni Munafri Arifuddin- Andi Rachmatika Dewi.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help