NH Aziz

Soal Foto Kandidat di Surat Suara, Calon Gubernur Kompak Tolak Usulan KPU Sulsel

Usulan itu terkait foto yang dicantumkan di surat suara adalah hasil pengambilan gambar di studio yang ditunjuk KPU.

Soal Foto Kandidat di Surat Suara, Calon Gubernur Kompak Tolak Usulan KPU Sulsel
HANDOVER
Debat Kandidat Pilgub Sulsel putaran kedua, di studio Metro TV, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel kompak menolak usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel.

Usulan itu terkait foto yang dicantumkan di surat suara adalah hasil pengambilan gambar di studio Makassar.

Meski tujuannya untuk menyeragamkan gambar, ukuran, dan sebagainya sesuai aturan PKPU, paslon tetap ngotot agar tim paslon yang menyetor foto paslon. Bukan hasil foto studio dari KPU Sulsel.

"KPU sudah tawarkan kepada masing-masing paslon melalui LO-nya (Liason Officer) agar foto paslon di surat suara diambil di salah satu studio yang ditunjuk KPU, tapi mereka meminta agar paslon masing-masing foto sendiri," ungkap Anggota KPU Sulsel, Mardiana Rusli, Rabu (16/5/2018).

Baca: KPU Sulsel Sebut Putusan Panwaslu Makassar Tidak Normal

Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Makassar ini menjelaskan, karena paslon ingin foto sendiri-sendiri, maka dipastikan memakan waktu beberapa hari lagi untuk menyeragamkan ukuran gambar.

"Kalau tidak sesuai PKPU, maka kita akan kembalikan ke paslon untuk diperbaiki kembali sesuai aturan KPU. Jadi mulai kemiringan wajah hingga posisi bahu harus sesuai aturan," ucap Ana.

"Dulu memang tidak ada aturan mengatur ini. Sekarang semuanya telah diatur. Posisinya memang harus diatur. Ini untuk keseragaman. Desainer bersertifikat yang akan menguji letak foto paslon, sudah tepat atau belum," tuturnya menambahkan.

Baca: Banggar DPRD Sulsel Masih Ngotot Kurangi Anggaran Pilgub Sulsel

Kapan surat suara Pilgub Sulsel dicetak? Ana mengaku belum tahu.

Sekarang katanya, semua data KPU kabupaten dan kota, terkait jumlah penambahan surat suara ditunggu.

"Begini, DPT-nya ada, jelas surat suara mengikuti DPT to, tetapi jumlah tabahan 2,5 persen belum dibulatkan. Kita minta basis per-TPS-nya. Jadi nanti dari situ kita tahu berapa jumlah surat suara yang akan dicetak," ukata Ana.

Menurut Mardiana, KPU Sulsel tidak mau terburu-buru menentukan diangka berapa surat suara pilgub dicetak. Yang jelas, tetap ada tabahan surat suara sebanyak 2,5 persen.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help