Ribuan Santri Jeneponto Ikuti Wisuda di Lapangan Passamaturukang

Ribuan santri TK/TPA se Kabupaten Jeneponto berkumpul di lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu

Ribuan Santri Jeneponto Ikuti Wisuda di Lapangan Passamaturukang
MUSLIMIN EMBA
Ribuan santri TK/TPA se Kabupaten Jeneponto berkumpul di lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (16/05/2018). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Ribuan santri TK/TPA se Kabupaten Jeneponto berkumpul di lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (16/05/2018).

Mereka mengikuti prosesi wisuda yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Alquran (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jeneponto.

Dari sambutan panitia penyelenggaran, terdapat 2.333 santri yang diwisuda periode Mei tahun ini.

Ketua DPW BKPRMI Sulsel Hasid Hasad Palagoi, dalam sambutannya mengungkapkan wisuda santri adalah pembanguna karakter anak didik bangsa.

"BKPRMI hadir dalam rangka membantu pemerintah, membantu masyarakat untuk membentuk jiwa, membentuk karakter anak-anak kita untuk menjadi generasi yang baik," kata Hasin Hasad Palagoi.

Sementara, Pjs Bupati Jeneponto Asmanto Baso Lewa mengatakan, antusiasme warga menghadiri acara itu adalah bentuk kecintaan masyarakat terhadap generasi qurani.

"Generasi yang islami yang saleh dan saleha nantinya menjadi generasi penurus bangsa. Hidup bahagia harus pijakannya Alquran. Kalau hidup mau aman, damai dan tentram maka harus pijakannya Alquran," kata Asmanto.

Selain prosesi wisuda, santri berprestasi dan guru ngaji serta pengurus masjid berprestasi juga diberi penghargaan.

Turut hadir dalam seremonial acara itu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AM Iqbal Parewangi dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jeneponto.

Caption : Suasana wisuda santri TK/TPA se Kabupaten Jeneponto di lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (16/05/2018).

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help