Polda Sulbar Gelar Pelatihan Praoperasi Pekat Siammasei 2018, Ini Tujuannya

Pelatihan praoperasi tersebut adalah upaya agar tercipta cara bertindak dalam teknis dan taktis kepolisian.

Polda Sulbar Gelar Pelatihan Praoperasi Pekat Siammasei 2018, Ini Tujuannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Pelatihan praoperasi pekat siammasei 2018 di Aula Wirasatya Polres Mamuju, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali akan menggelar operasi kepolisian dengan sandi 'Pekat Siammasei 2018' dalam rangka memberantas dan menanggulangi kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Dalam rangka pelaksanaan operasi tersebut, Polda Sulbar melaksanakan pelatihan pra operasi 'Pekat Siammasei 2018' untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para personel yang dilibatkan dalam operasi.

Pelatihan tesebut digelar di Aula Wirasatya Polres Mamuju, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, yang diikuti oleh seluruh pejabat utama Polda Sulbar dan jajaran Kapolres Polda Sulbar, para Kabag Ops, Kasar dan Perwira, Rabu (16/5/2018).

Baca: Polda Sulbar Gelar Ops Patuh Siammasei 2018, Ini Sasarannya

Baca: Operasi Sikat Siammasei, Satreskrim Polres Polman Sita Puluhan Botol Miras

"Sasaran dalam operasi ini, seperti pelacuran, perjudian, narkotika, premanisme, kejahatan jalan, miras, petasan dan kejahatan lainnya yang akan ditindak secara profesional,"kata Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar yang membuka kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, pelatihan praoperasi tersebut adalah upaya agar tercipta cara bertindak dalam teknis dan taktis kepolisian serta dapat memperoleh hasil maksimal.

"Seluruh personel yang terlibat mengikuti pelatihan ini, harus serius dan tidak menganggap kegiatan ini hanya formalitas demi mewujudkan hasil operasi yang maksimal," tuturnya.

Untuk itu, kata Baharudin, seluruh personel harus tahu titik strategi kejahatan sehingga bisa diantisipasi dengan baik.

"Operasi ini akan mengedepankan pencegahan, penangkalan dan penindakan terhadap munculnya embrio dan berkembangnya kejahatan serta pelanggaran seperti minuman keras tanpa ijin, judi dan bentuk penyakit masyarakat lainnya yang mengganggu sitkamtibmas," jelasnya.

Sekadar informasi, Operasi Pekat Siammasei 2018 akan berlangsung selama 15 hari, dimulai 16 Mei hingga 30 Mei 2018.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help