Lurah Rajaya Takalar Hentikan Pembangunan Tower, Ini Alasannya

Tak hanya Abdul Kadir, Lurah Rajaya, Asrul Kadir juga menyayangkan pihak perusahaan yang tidak mengurus urusan administrasi

Lurah Rajaya Takalar Hentikan Pembangunan Tower, Ini Alasannya
ihsan/tribuntakalar.com
Tokoh masyarakat Kelurahan Rajaya di sekitar lokasi pembangunan menara pemancar (tower) milik perusahaan Sulo Sindo 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Muhammad Ihsan Harahap

TRIBUNTAKALAR.com, PATTALLASSANG - Pembangunan menara pemancar (tower) oleh perusahaan Sulo Sindo di Kelurahan Rajaya, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar, dihentikan, Rabu (16/5/2018).

Penghentian ini terpaksa dilakukan oleh pemerintah Kelurahan setempat yang didampingi oleh para tokoh masyarakat dikarenakan pihak perusahaan belum mendapatkan izin berupa rekomendasi dari lurah.

"Pihak perusahaan tidak menghargai kami dan tidak tertib prosedur, menerobos wilayah kami tanpa konfirmasi. Apapun yang terjadi, haram hukumnya bagi perusahaan Sulo Sindo masuk ke arena ini jika tidak tertib etis dan prosedur," kata salah satu pemilik lahan, Abdul Kadir.

Tak hanya Abdul Kadir, Lurah Rajaya, Asrul Kadir juga menyayangkan pihak perusahaan yang tidak mengurus urusan administrasi tersebut secara bertahap sesuai prosedur.

"Hari ini orang pusat dari perusahaan tersebut datang. Menurut dia, sudah ada perwakilan di Makassar yang mengurus soal izin ini. Tetapi saya sendiri sebagai lurah tidak pernah ditemui oleh mereka. Padahal kalau mau bangun tower di sini kan harus dapat rekomendasi dulu dari kami," tegas Asrul.

Menurut Asrul, saat ini material bangunan, alat berat berupa eskavator dan para pekerja menara tersebut sudah berada di Kelurahan Rajaya. Namun, tambah Asrul, mereka belum melanjutkan pembangunan menara tersebut karena belum menyelesaikan perizinan

Penulis: Muhammad Ihsan Harahap
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved