Kabinda Sulbar Ajak Insan Pers Ikut Wujudkan Keamanan Daerah

Sangat membahayakan jika berita tentang teroris terlalu diblow up secara berlebihan dengan terus menerus

Kabinda Sulbar Ajak Insan Pers Ikut Wujudkan Keamanan Daerah
nurhadi
Kabinda Sulbar Susetyo (tengah) saat silaturahim dengan pers di Mamuju, Selasa (15/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Provinsi Sulawesi Barat, Susetyo mengajak insan pers di Mamuju untuk selalu menyajikan berita-berita yang menyujukkan pada masyarakat.

Hal itu disampaikan Susetyo menanggapi perkembangan situasi ledakan bom di Surabaya, saat menggelar silaturahim dengan puluhan insan pers di salah satu warkop di Jl. Andi Makkasau, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Selasa (15/5/2018) malam.

"Situasi yang saat ini terupdate tiga hari terakhir adalah, kita dikejutkan dengan aksi terorisme atau serangan bom di Surabaya. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Bukan hanya di Indonesia, tapi menjadi perhatiaan dunia, karena selain masyarakat sipil juga mengorbankan sejumlah aparat,"katanya.

Pemberitaan soal radikalisme dan terorisme, kata Susetyo, di satu sisi adalah hal yang memiliki nilai jual berita yang tinggi. Namun, sangat membahayakan jika berita tentang teroris terlalu diblow up secara berlebihan dengan terus menerus tanpa memerhatikan dampak negatif.

"Seperti masalah sosial dan masalah psikologi masyarakat. Jadi rekan-rekan saya harapkan memberitakan hal-hal yang sewajarnya saja. Memberitakan hal-hal yang menyejukkan, karena pemberitakan yang positif dan tidak provokatif akan membuat negara ini tetap aman dan nyaman,"ujarnya.

Terwujudnya kedamaian di Sulbar adalah keinginan bersama segenap komponen masyarakat, tidak terkecuali insan pers yang memberikan kontribusi nyata dalam membangun kondusivitas dan stabilitas keamanan.

"Sulbar ini memiliki semboyang yang sangat baik. Sulbar Malaqbi dan semboyan siammasei atau saling mengasihi, sehingga kita harus jaga bersama-sama. Keamanan ini adalah kebutuhan kita semua, bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat keamanan. Namun, pers juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga kondusivitas daerah,"kata dia.

Olehnya, Susetyo mengajak kepasa seluruh komponen untuk ikut bersama menjaga wilayah Sulbar ini supaya tercipta suasana yang menyejukkan. Karena keamanan itu akan mendatangkan investasi dan kemajuan daerah.

"Sejaub ini Sulbar relatif kondusif, tidak ada apa-apa, saya sudah melakukan koordinasi terkait masalah keamanan. Namun, Sulbar dan Sulteng ini berdekatan makanya kita harus jaga bersama-sama mudah-mudahan tidak masuk karena berdasarkan laporan masih ada sekitar 7 orang yang jadi DPO disana,"tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help