Cerita Wabup Bulukumba Saat Belajar Puasa, Jadwal Mandi Diperbanyak

Tomy menceritakan, kedatangan puasa Ramadan kala itu adalah masa yang sangat ia dan teman-temannya rindukan.

Cerita Wabup Bulukumba Saat Belajar Puasa, Jadwal Mandi Diperbanyak
firki arisandi/tribunbulukumba.com
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, mengaku masih merasakan nuansa Ramadan yang kental dipedesaan.

Tomy menghabiskan masa kecilnya disebuah desa yang berada di Kecamatan Bulukumpa, wilayah timur Butta Panrita Lopi, yang letak geografisnya lebih dekat dengan Kabupaten Sinjai.

Ia juga masih merasakan gelap gulitanya perkampungan kala itu, dimana jaringan listrik belum merambah hingga ke kampungnya.

Bukan hanya itu, berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk mendapat ijazah sekolah menengah pertama (SMP) juga telah dilakukan oleh Tomy.

Bahkan mengambil air untuk sang guru sebagai imbalan saat belajar mengaji, juga pernah dilaluinya.

Tomy menceritakan, kedatangan puasa Ramadan kala itu adalah masa yang sangat ia dan teman-temannya rindukan.

"Selayaknya anak yang baru belajar, orangtua menjadi penguat untuk menuntaskan puasa secara penuh," ujar Tomy mengenang masa kecilnya.

Yang tidak bisa dilupakan oleh penyuka sepatu jenis 3/4 itu, yakni makna puasa bagi anak seumurannya.

Anak yang berpuasa, kata Tomy, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri terhadap anak-anak lain dikampung.

Tomy belajar puasa sejak duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD).

Banyak cara yang ia lakukan kala itu demi menuntaskan puasanya seharian penuh, memperbanyak waktu mandi salahsatunya.

"Pengalaman unik saya saat puasa di masa kecil dulu, yakni saya lebih sering mandi dibanding sebelumnya untuk menyegarkan badan," jelas Tomy.

Meskipun hukumnya makruh, tambah wabup berkacamata itu, namun cara tersebut ampuh membuatnya menyelesaikan puasanya

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help