Home »

Luwu

Amru Saher Hadiri Syukuran Masuk Masjid Baitul Adly Kejari Luwu

Sementara itu, Amru Saher, mengucapkan syukur karena dalam kurun waktu satu tahun masjid sudah bisa dimanfaatkan.

Amru Saher Hadiri Syukuran Masuk Masjid Baitul Adly Kejari Luwu
desy arsyad/tribunluwu.com
Suasana syukuran Masjid Baitul Adly Kejaksaan Negeri Luwu, di Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Pelaksana tugas Bupati Luwu, Amru Saher, menghadiri syukuran masuk Masjid Baitul Adly Kejaksaan Negeri Luwu, Rabu (16/5/2018).

Masjid Baitul Adly ini terletak di halaman Kejari Luwu, di Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Syukuran ini diawali sambutan ketua panitia pembangunan masjid, Suyanto Reksa S. Suyanto merincikan total anggaran pembangunan yang digunakan Rp 400 juta.

"Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Rp 200 juta. Selebihnya sumbangan dari masyakarat Luwu dan kejaksaan," ujarnya.

Kajari Luwu, Gede Edy Bujanayasa mengatakan, sebagai nonmuslim ia berkomitmen memakmurkan masjid. "Saya ini orang nonmuslim, tapi dikelilingi orang muslim. Tugas saya masih ada satu lagi, bagaimana cara untuk meramaikan masjid," tuturnya.

Baca: Begini Persiapan Pengurus Masjid Agung Enrekang Sambut Ramadan

Baca: Pangdam Agus Pilih Masjid Ini untuk Salat Tarawih Pertama

Gede Edy juga menjelaskan mengapa masjid Kejari ini diberi nama Baitul Adly. Dimana, kejaksaan adalah intitusi penegakan hukum yang harus menegakkan keadilan.

"Kalau penegakan hukumnya tidak adil, bagaimna kita akan memperoleh instansi yang berkarakter. Makanya kami sepakat memberi nama Baitul Adly, dimana Baitul adalah rumah dan Adly adalah adil, jadi rumah keadilan," jelasnya.

"Meski ini baru sebatas syukuran, peresmiannya nanti kita tunggu jadwal kunjungan Kejaksaan Tinggi," lanjutnya.

Iaa berharap, masjid ini kedepannya bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan nantinya. Baik para remaja masjid, anak-anak dan kegiatan kejaksaan selama bulan ramadan.

Sementara itu, Amru Saher, mengucapkan syukur karena dalam kurun waktu satu tahun masjid sudah bisa dimanfaatkan.

"Mari kita menjaga bersama-sama rumah ibadah yang sudah kita bangun bersama ini. Tinggal dipoles sedikit sudah mantap," katanya.

Sekadar diketahui, masjid ini nantinya akan dimanfaatkan warga sekitar untuk Salat Tarawih.

Luas ruang dalam masjid berukuran 8x8 meter persegi, luas keseluruhan bangunan masjid 12x12 meter persegi dengan daya tampung mencapai 70-an orang.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help