Saat Safari Ramadan, Penceramah Bakal Sisipkan Materi Kesehatan

Lewat penyampaian secara menyeluruh kepada masyarakat, diharapkan warga kian sadar dan paham tentang kesehatan dasar.

Saat Safari Ramadan, Penceramah Bakal Sisipkan Materi Kesehatan
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Kadis Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dinas Kesehatan Bantaeng bersama tokoh agama telah menyusun buku saku yang bakal digunakan oleh mubaligh saat Ramadan.

Kadis Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan mengatakan buku itu berisi enam bab, membahas tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), imunisasi, stanting, donor darah, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Tuberculosis (TBC).

"Materi dalam buku panduan itu adalah hasil diskusi kami dengan tokoh agama, Dinkes yang memberi materi perspektif kesehatan sementara tokoh agama yang memberi masukan soal tinjauan agamanya," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (15/5/2018).

Menurutnya, buku panduan itu juga akan jadi materi para mubaligh saat Ramadan, yang akan diserahkan kepada Bagian Kesra Setda Bantaeng pekan depan.

Baca: Tiga Perempuan Ini Dijadwalkan Ceramah Ramadan di Masjid Al Markaz

Baca: Ceramahnya Soal Bom Bunuh Diri Disorot, Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad. Cara Pelemahan Islam

Tersedia dalam dua versi, baik untuk Islam maupun non-Islam, sehingga saat ceramah keagamaan mereka bisa mengajak masyarakat agar lebih memperhatikan hal-hal seputar kesehatan.

"Pemuka agama kami pilih karena mereka tentunya lebih didengar oleh masyarakat, sehingga kesehatan akan semakin tersampaikan," tambahnya.

Sementara itu, Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Bantaeng, St Nahajerah mengatakan bahwa buku saku tersebut masih dalam proses pencetakan.

Lewat penyampaian secara menyeluruh kepada masyarakat, diharapkan warga kian sadar dan paham tentang kesehatan dasar.

"Ini sementara kami cetak lalu distribusikan. Sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam memberi pemahaman soal kesehatan," ujarnya.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help