Pilgub Sulsel 2018

KPU Belum Cetak Surat Suara Pilgub Sulsel, Ini Alasannya

Untuk produksi dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara dimulai 11 April-26 Juni mendatang.

KPU Belum Cetak Surat Suara Pilgub Sulsel, Ini Alasannya
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan belum mencetak surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Alasannya, KPU Sulsel masih melakukan proses pemeriksaan desain surat suara.

Sesuai jadwal tahapan Pilkada Serentak 2018, proses pengadaan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara dimulai sejak 17 Maret-26 Mei nanti.

Untuk produksi dan pendistribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara dimulai 11 April-26 Juni mendatang.

"Sementara diperiksa. Saya belum lihat jadwal pencetakan untuk masing-masing daerah," tegas Komisi Divisi Teknis KPU Sulsel Misna M Attas, Selasa (15/5/2018).

Baca: Komisioner KPU Sulsel: Putusan Pengadilan Tidak Bisa Diuji Panwaslu

Terpisah, Kapala Sub Bagian Teknis KPU Sulsel Muh Asri menjelaskan, surat suara di pilkada serentak kemungkinan memiliki spesifikasi sama. Hal itu sesuai PKPU Nomor 9 Tahun 2017.

"Jadi dicetak dalam bentuk modul, lebar kolom paslon 8 centimeter dengan tinggi 6 centimeter. Masing-masing orang itu 4 centimeter dengan kemiringan badan 15-20 drajat mengarah ketengah," kata Asri.

Asri menambahkan, wajah calon hanya memiliki ruang 25-30 centimeter pada kolom berukuran 4x6 centimeter.

"Latar foto paslon merah putih, ada ruang untuk menunjukkan bahwa dibelakang foto paslon ada merah putih," ujar Asri.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved