Hasil Verifikasi KPU, 18 Balon DPD RI Kekurangan Dukungan KTP

Mereka pun diminta untuk segera menyetor dukungan tambahan hingga memenuhi syarat minimal 3.000 dukungan KPT.

Hasil Verifikasi KPU, 18 Balon DPD RI Kekurangan Dukungan KTP
HANDOVER
Anggota DPR RI Tamsil Linrung (56) menyerahkan berkas syarat dukungan maju sebagai calon senator RI periode 2019-2024 ke KPU Sulsel, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan merilis nama-nama bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang lolos verifikasi syarat dukungan maju sebagai calon anggota legislatif Periode 2019-2024.

Selain syarat dukungan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El), KPU Sulsel juga memverifikasi sebaran dukungan serta menganalisa dukungan ganda internal dan eksternal bakal calon.

Hasilnya, sebanyak 18 bakal calon anggota DPD RI dari Dapil Sulsel belum memenuhi syarat dukungan.

Mereka pun diminta untuk segera menyetor dukungan tambahan hingga memenuhi syarat minimal 3.000 dukungan KPT.

Sementara sepuluh bakal calon lainnya dinyatakan lolos verifikasi.

Baca: Aktivis PMII dan HMI Warning KPU Sulsel

Mereka yang memenuhi syarat dukungan, Mohammad Roem Muin, Muhammad Saiful Saleh, Sindawa Tarrang, Rudi Hartono, Pathillah Asba.

Mappaujung Maknun, Lily Amelia Salurapa, Ajiep Padindang, Andi Muhammad Ihsan, dan Mohammad Amil Sadiq.

Sementara petahana AM Iqbal Parewangi, anggota Fraksi PKS DPR RI Tamsil Linrung, dan 16 bakal calon lainnya belum lolos.

"10 orang sudah memenuhi syarat minimal dukungan dan sebaran. Mereka ini tinggal menunggu verifikasi faktual akhir Mei. 18 orang lagi harus menambah jumlah dukungan yang kurang sampai tangga 20 nanti (Mei)," kata Kasubag Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang di Kantor KPU Sulsel, Selasa (15/5/2018).

Tamsil Linrung, melalui tim penghubungnya, Andiries Riesfandi, membenarkan jika jagoannya belum memenuhi syarat dukungan.

Karena itu, pihaknya melakukan komunikasi dengan pihak KPU Sulsel.

Baca: Ini Alasan Tamsil Linrung Maju DPD RI

"KPU merilis data kami banyak yang ganda dengan calon lain. Ditemukan 695 data ganda, ini harus diverifikasi faktual dengan KTP ganda yang bersangkutan. Apakah yang bersangkutan (pemberi KTP) untuk pak Tamsil atau calon lain," kata Andiries
.
Andiries pun memastikan akan memasukkan syarat dukungan tambahan paling lambat 19 Mei.

Menurutnya, tambahan dukugan yang akan disetor melebih kekurangan yang diminta pihak KPU.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ganda.

"Kita akan memasukkan lagi 1.000 dukungan KTP tambahan," jelasnya.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help