DPP NasDem Tunjuk Abdul Syukur Djamadi Gantikan Asman di DPRD Enrekang

Ia menjelaskan, adanya SK tersebut masih akan dibahas di internal DPD NasDem untuk segera ditindaklanjuti.

DPP NasDem Tunjuk Abdul Syukur Djamadi Gantikan Asman di DPRD Enrekang
m azis albar/tribunenrekang.com
Wakil ketua Bappilu NasDem, Abd Syukur Djamadi 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Ketua Partai NasDem Enrekang, Asman telah dipastikan telah mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Enrekang.

Itu lantaran dirinya maju sebagai calon wakil bupati Enrekang, berpasangan dengan Muslimin Bando pada Pilkada 2018. Terkait siapa yang bakal menggantikan posisi Asman di DPRD Enrekang, nampaknya masih berpolemik.

Pasalnya, kali ini muncul Surat Keputusan (SK) baru dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem yang menunjuk Wakil Ketua Bappilu NasDem Enrekang, Abd Syukur Djamadi sebagai pengganti Asman di DPRD Enrekang.

Padahal sebelumnya, DPD NasDem Enrekang telah menyerahkan kepada Bupati nama, Hardi (pemenang urutan kedua dibawah Asman saat Pileg lalu) sebagai pengganti Asman di DPRD Enrekang.

Baca: Legislator NasDem Enrekang: Dalam Politik, Jangan Takabur

Baca: Jaring Caleg, Segini Kuota yang Disiapkan NasDem Enrekang

"Iya sudah ada SK langsung dari DPP NasDem yang menunjuk Abdul Syukur Djamadi sebagai pengganti Asman," kata Bendahara NasDem Enrekang, Arsyad Gawi kepada TribunEnrekang.com, Selasa (15/5/2018).

Ia menjelaskan, adanya SK tersebut masih akan dibahas di internal DPD NasDem untuk segera ditindaklanjuti. "Tapi kita di DPD pasti akan jalankan perintah DPP karena SK ini langsung dari DPP," ujarnya.

Ia menambahkan, dengan adanya SK tersebut maka dengan sendirinya akan membatalkan SK sebelumnya ketika peoses SK dari DPP NasDem untuk Syukur Djamadi sudah masuk ke KPU nantinya.

Terkait nama Hardi yang telah diusulkan ke bupati, Sekretaris NasDem Enrekang, Ali Kallang menyebutkan hal tersebut belum bersifat final.

"SK dari DPP untuk Syukur memang kita sudah terima, soal nama Hardi yang telah diusulkan itukan bersifat fleksibel, karena kita sudah terima perintah DPP ya harus dijalankan," jelasnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help