Distribusi Air Tidak Lancar, PDAM Bantaeng: Ada yang Lubangi Pipa

Terlepasnya sambungan itu disebabkan karena daya dorong air yang terlalu kuat dari sebelah timur yang akan disuplay ke Barat.

Distribusi Air Tidak Lancar, PDAM Bantaeng: Ada yang Lubangi Pipa
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Direktur PDAM Bantaeng, Ilyas Syamsuddin 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Distribusi air dari PDAM Bantaeng belakangan menuai sorotan dari sejumlah pelanggan.

Mereka kesal lantaran PDAM tak kunjung memberi pelayanan prima kepada masyarakat, ditambah dengan kondisi air yang kecoklatan.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Bantaeng, Ilyas Syamsuddin beralasan bahwa tidak lancarnya distribusi air disebabkan oleh ulah oknum yang melubangi saluran pipa.

"Kendala kami yaitu pipa besar di Bonto-bonto menuju Ulugalung, Kecamatan Eremerasa yang berujuran 10 dan 8 inci itu dilobangi masyarakat dan baru kita lihat," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (15/5/2018).

Manajemen PDAM baru mengetahui hal tersebut setelah oknum tersebut panen padi, sebab digunakan untuk mengairi sawahnya.

Baca: Bantaeng Hujan, Air PDAM Ngadat, Warga: Aneh Bin Ajaib

Baca: PDAM Ngadat, Warga Enrekang Nyuci Pakai Air Selokan

Apalagi, pembobolan pipa tidak hanya dilakukan pada satu titik, tetapi ada tiga titik pada sekitar wilayah tersebut, sehingga distribusi untuk wilayah perkotaan terganggu.

"Setelah dilubangi, rupanya itu dialirkan kesawah-sawah mereka apalagi tidak hanya satu titik, padahal jalur ini yang menyuplai air ke wilayah perkotaan," tambahnya.

Hal itu menurutnya diperparah lantaran terdapat pipa yang sambungannya terlepas pada sekitar jembatan sebelah Kantor Diskominfo Bantaeng.

Terlepasnya sambungan itu disebabkan karena daya dorong air yang terlalu kuat dari sebelah timur yang akan disuplay ke Barat atau wilayah perkotaan.

"Tetapi baik masalah tersebut saat ini sedang dilakukan perbaikan, kita berharap hari ini juga sudah bisa selesai, sehingga distribusi susah bisa lancar kembali dua hingga tiga hari kedepan," tuturnya.

Pihaknya juga meminta maaf kepasa pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi, karena disebabkan oleh hal tehnis serta oknum nakal.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help