APEPPI Bangun 500 Unit Rumah Sehat Sederhana di Barru

Menurut Direktur PT Karya Indah Putra Abadi, Muh Jufri, pembangunan perumahan 500 unit tersebut merupakan bagian

APEPPI Bangun 500 Unit Rumah Sehat Sederhana di Barru
akbar/tribunbarru.com
Sekda Barru, Nasruddin AM bersama perwakilan Forkopimda, pihak APEPPI dan Pengembang dari PT Karya Indah Putra Abadi usai sosialisasi program nasional sejuta rumah bersubsidi di Aula Colliq Pujie Kantor Pemda Barru, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Asosiasi Penyiapan dan Persediaan Papan Indonesia (APEPPI) bekerja sama PT Karya Indah Putra Abadi selaku pengembang perumahan akan menghadirkan 500 unit rumah sehat sederhana di Kabupaten Barru.

Menurut Direktur PT Karya Indah Putra Abadi, Muh Jufri, pembangunan perumahan 500 unit tersebut merupakan bagian dari program nasional sejuta rumah.

"Ada 500 unit rumah type 36 berukuran 7x14 m yang siap kami bangun dalam program ini," kata Muh Jufri usai melaksanakan sosialisasi program nasional sejuta rumah, di Aula Colliq Pujie Kantor Pemda Barru, Selasa (15/5/2018).

Jufri mengungkapkan, lokasi perumahan itu terletak di Lingkungan Jeppe'e, Kelurahan Sepe'e, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Luas lahan yang kami sediakan untuk mendukung perumahan itu mencapai lima hektare. Tahun ini pun kami sudah mulai masuk tahap pengerjaan," ujarnya.

Rumah sehat sederhana itu, lanjut Jufri, nantinya akan diperuntukkan bagi ASN, TNI, Polri, peserta BPJS Ketenagakerjaan, petani, hingga nelayan.

"Perumahan ini kami sediakan kepada mereka yang memiliki penghasilan menengah ke bawah. Salah satu kelebihannya yakni, peserta tidak lagi dikenakan uang muka. Sebab, telah disubsidi oleh pemerintah," katanya.

"Peserta cukup membayar angsuran dengan cicilan lunak," tambahnya.

Jufri menambahkan, untuk memiliki rumah bersubsidi ini, masyarakat sudah bisa mendaftarkan diri ke pihak Bank Sulselbar selaku mitra.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help