Home »

Gowa

Suplai Air di Pallangga dan Barombong Terganggu, PDAM Gowa Lakukan Ini

Dia pun mempersilakan warga yang membutuhkan permintaan mobil tangki untuk menghubungi hotline di nomor (0411-8220363 dan HP 081242092251.

Suplai Air di Pallangga dan Barombong Terganggu, PDAM Gowa Lakukan Ini
Waode Nurmin/TribunGowa.com
PDAM Gowa mengantarkan air bersih langsung ke rumah Kecamatan Pallangga dan Barombong. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA - PDAM Gowa mengantarkan air bersih langsung ke rumah di Kecamatan Pallangga dan Barombong.

Air PDAM di kedua kecamatan tersebut tak mengalir beberapa hari terakhir.

Hal ini karena bendungan karet Maccini Sombala yang menjadi pendukung vital pengolahan air baku di IPA Barombong masih rusak sejak sebulan lalu.

Dirut PDAM Tirta Jeneberang Hasanuddin Kamal mengatakan, pihaknya terpaksa harus menyediakan air bersih melalui mobil tangki dan mendatangi rumah warga.

Baca: Inspiratif! Tukang Bubur di Gowa Sukses Sekolahkan Anak hingga Sarjana, Ada yang Jadi Dosen Lho!

"Ini langkah yang kita ambil setelah upaya pemasangan mesin diatas pipa dan membuka valve di Jembatan Kembar dari pukul 19.00 wita sampai 05.00 wita pagi, agar air dari IPA Pandang-pandang bisa suplai ke rumah warga," katanya, Minggu (13/5/2018).

Dia pun mempersilakan warga yang membutuhkan permintaan mobil tangki untuk menghubungi hotline di nomor (0411-8220363 dan HP 081242092251 melalui Kabag Pelayanan Pelanggan.

Terkait kerusakan, Hasanuddin mengaku jika masalah itu merupakan kewenangan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ).

"Produksi air kita terhambat dikarenakan kerusakan bendung karet Maccini Sombala dan yang bisa menangani kerusakan itu adalah pihak balai besar. Bapak Bupati Gowa bahkan sudah menyurat ke balai besar guna melakukan perbaikan meski sifatnya darurat," katanya.

Bahkan karena belum adanya perbaikan, PDAM juga melakukan pengantaran lewat mobil tangki bagi pelanggan yang sama sekali tidak terlayani meski malam hari yang diambil dari IPA Pandang-pandang secara bergilir karena armada PDAM hanya ada satu unit.

Baca: Sat Lantas Polres Gowa Simulasi Pengamanan Pilgub Sulsel, Ini Tujuannya

"Yang jelas kami upayakan secara maksimal agar pelanggan tetap bisa terlayani. Sungguh gangguan ini di luar kewenangan kami tapi kami sadar kalau pelanggan tentu tidak mau tahu dan hanya perlu dilayani maka kami tetap memohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami dan tetap berharap agar segera normal kembali," jelasnya.

Lalu pemasangan dua unit pompa di atas ponton (Perahu Terapung), namun sekarang karena intrusi air laut maka pompa itu juga tidak dapat dioperasikan penuh.

Dikarenakan air baku tercampur air laut sehingga kadar keasinan di Sungai Jeneberang di atas 1.000 PPM (Part Per Milion). Sedangkan kadar yang diperbolehkan oleh Departemen Kesehatan hanya 250 PPM.

Upayanya yakni tetap menunggu kondisi sungai jika pada saat air surut dan kadar asin sesuai maka pompa dioperasikan.

"Untuk itu kami standby 24 jam kan operator IPA Barombong di pinggir sungai," tambahnya.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help