Stok Daging dan Gula Nasional Minim, Kadis Perdagangan: Sulsel Aman

Jumlah itu sangat minim jika dibandingkan kebutuhan gula per bulan di kondisi normal yang mencapai 225 ribu ton.

Stok Daging dan Gula Nasional Minim, Kadis Perdagangan: Sulsel Aman
dok tribuntimur.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasokan daging sapi dan gula untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran secara nasional masih terkendala.

Untuk daging, ketersediaan selama Ramadan sekitar 117 ribu ton, beda tipis dengan kebutuhan yang diperkirakan 116.400 ton.

Sementara untuk stok gula, saat ini di gudang Bulog hanya sekitar 150 ribu ton.

Jumlah itu sangat minim jika dibandingkan kebutuhan gula per bulan di kondisi normal yang mencapai 225 ribu ton.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan, pasokan gula akan bertambah seiring mulainya musim giling pada bulan Mei.

"Untuk daging, pemerintah berharap pasokan bertambah seiring realisasi impor daging kerbau beku dari India oleh Bulog," katanya dilansir Tribunnews.com

Baca: Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Toraja Utara Masih Stabil

Hingga akhir April 2018, Bulog sudah mengimpor daging kerbau 5 ribu ton. Jumlah itu baru 25% dari kontrak impor daging beku tahun ini yang sebesar 20 ribu ton.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sulsel menuturkan, masyarakat diharapkan tenang.

"Stok Gula di Sulsel hingga 3,6 bulan ke depan dan daging ketahanan stoknya 3,4 bulan ke depan. Jadi Sulsel aman," kata Hadi sapaanya, Minggu (13/5/2018) 

Namun ia tidak merincikan berapa ton gula dan daging yang dibutuhkan Sulsel selama sebulan.

"Intinya pasokan aman, terlebih konuditi beras ketahanan stoknya 15 bulan ke depan," ujarnya.(Aly)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved