Ketua DPD ISKA Sulsel Kecam Bom Gereja di Surabaya, Ini Katanya

Andre menyakini pelaku teror di Gereja di Surabaya hari ini ialah perbuatan orang yang tidak mempunyai keyakinan.

Ketua DPD ISKA Sulsel Kecam Bom Gereja di Surabaya, Ini Katanya
HANDOVER
Ketua ISKA Sulsel, Andre Mira Runtuwene 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia Sulsel, Andre Mira Runtuwene marah terhadap aksi-aksi pelaku terorisme.

Seperti yang terjadi di beberapa tempat Ibadah Kristen, Gerejah di Surabaya.

Andre menyakini pelaku teror di Gereja di Surabaya hari ini ialah perbuatan orang yang tidak mempunyai keyakinan.

"Saya sangat marah dan yakin, karena peristiwa ini menunjukan bukan manusia beragama dan mempunyai keyakinan yang melakukan pemboman ini," katanya lewat rilis ke tribun, Minggu (13/5/2018).

Baca: Mahasiswa Indonesia di Iran Kecam Teror Bom di Tiga Gereja Surabaya

Karena kelakuan kelompok ini hingga menghilangkan nyawa orang lain adalah jelas perbuatan setan dan tentunya tidak mempunyai agama.

"Pelaku dan yang setuju dengan cara itu adalah berkeyakinan sesat. Dan tentu pelaku bukan Katolik, Islam, Protestan, Budha, Hindu, Pentakosta, Adven, dan pemaham keyakinan," jelas Andre Mira.

Karena menurutnya, semua kepercayaan di Indonesia selalu menjungjung tinggi dan mempunyai toleransi beragama yang luas, terkhusus di Provinsi Sulsel.

"Untuk itu, kita sebagai masyarakat agar selalu menjaga kesatuan negeri ini dan didukung dengan pemerintah yang tegas terhadap hukum dan tidak ada toleransi dengan pelaku teror," ucapnya.(dal)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help