GP Ansor Sulbar Kutuk Keras Teror Bom Gereja di Surabaya

Aksi bom bunuh diri tersebut dilakukan disaat jemaat tengah melaksanakan ibadah seperti biasanya.

GP Ansor Sulbar Kutuk Keras Teror Bom Gereja di Surabaya
nurhadi/tribunsulbar.com
Ketua PW GP Ansor Sulbar, Sudirman

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Sulbar mengutuk keras atas tindakan biadab dan tidak berperikemanusian di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Ledakan bom juga terjadi di Gereja GKI Jl Diponegoro dan di di Jl Arjono. Aksi bom bunuh diri tersebut dilakukan disaat jemaat tengah melaksanakan ibadah seperti biasanya.

"GP Ansor sangat sangat mengutuk keras atas bom bunuh diri ini. Apalagi ditengah-tengah saudara-saudara kita yang tengah melakukan ibadah," kata Ketua PW GP Ansor Sulbar, Sudirman.

Baca: Sapma PP Makassar Kecam Teror Bom Gereja di Surabaya

Baca: Korban Bom Gereja Surabaya - Korban Meninggal Kini Berjumlah 10 Orang, 41 Luka

Belum lama ini kejadian meninggalnya lima anggota brimob di Rutan Mako Brimob karena ulah para tahanan teroris dan sekarang ini kejadian yang sama dilakukan juga oleh teroris dengan membom gereja di Surabaya.

"Dengan kejadian ini kita berharap kepada aparat kepolisian agar cepat mengambil tindakan dengan mengungkap dalang dari kejahatan tidak berprikemanusian ini, kemudian menangkap aktor dibalik semua ini," tuturnya.

Kepada pemerintah dari tingkat daerah maupun pemerintah pusat, lanjutnya, agar mengambil langkah-langkah segera dengan menyantuni para korban dan diurus dengan baik para korban tersebut.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Sulbar agar tidak takut atas kejadian ini dan tetap waspada. Jangan sampai terprovokasi dari berbagai pihak yang dapat menambah gesekan yang kita tidak inginkan bersama," jelasnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help