Home »

Lutra

Pilgub Sulsel 2018

Ketua PAN Luwu Utara Kampanye untuk IYL-Cakka, Ini Alasannya

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Luwu Timur ini menyampaikan alasan kader PAN mendukung pasangan Punggawa-Macakka.

Ketua PAN Luwu Utara Kampanye untuk IYL-Cakka, Ini Alasannya
HANDOVER
IYL-Cakka kampanye akbar di Lapangan Subiantoro, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA - Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Luwu Utara,
Usman Sadik turut menyampaikan testimoni di hadapan puluhan ribu warga saat kampanye akbar calon gubernur, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Luwu Timur ini menyampaikan alasan kader PAN mendukung pasangan Punggawa-Macakka.

"Punggawa Macakka adalah pasangan yang komitmen, satu kata satu perbuatan. Pantang baginya melanggar komitmen, apalagi berbohong," kata Usman Sadik di Lapangan Subiantoro, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (12/5/2018).

Baginya, pantang dipimpin oleh figur yang suka berbohong.

Baca: Kampanye Akbar di Luwu Utara, IYL: Jangan Salah Pilih

Jika baru berstatus kandidat sudah berani berbohong, maka integritas jika sudah menjabat sangat diragukan.

Olehnya, dia mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya jaringan keluarga dan kerabat se Luwu Raya untuk mendukung dan memilih pasangan yang menggunakan tagline 'Bersama Membangun Sulsel' itu.

Dia mengatakan, di tangan IYL-Cakka kesejahteraan anak cucu kita ke depan akan terjamin.

Sebab programnya, lompatan untuk masa depan generasi sangat berpihak.

Baca: Kampanye Akbar IYL-Cakka di Luwu Utara Dipadati Warga, Begini Kondisinya

"Tanggal 27 Juni, jangan lagi ada yang salah pilih. Ajak semua keluarga dan sahabat ke TPS untuk mencoblos nomor 4, Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar," katanya.

PAN memberikan rekomendasi usungan untuk Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS). Tapi dukungan pengurus dan kader menjadi tim untuk IYL-Cakka. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help