Pilwali Makassar 2018

Jubir Appi-Cicu Minta Panwaslu dan KPU Makassar Turunkan APK DIAmi

Di beberapa titik, APK pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) mulai berkurang.

Jubir Appi-Cicu Minta Panwaslu dan KPU Makassar Turunkan APK DIAmi
Appi-Cicu dan DIAmi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Juru Bicara (Jubir) pasangan calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), AR Sony, mendesak Panwaslu dan KPU menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

"Kami memberikan waktu kepada KPU dan panwas hingga Senin besok. Kalau sampai tidak (diturunkan), maka kami yang akan turunkan sendiri itu baliho (DIAmi)," ujar AR Sony, Sabtu (12/5/2018).

Di beberapa titik, APK pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) mulai berkurang.

"Tidak ada lagi alasan KPU dan panwas tidak mencopot APK DIAmi, pasangan ini sudah didiskualifikasi," ungkapnya.

Baca: Didiskualifikasi, APK DIAmi Mulai Berkurang

Pengamat Politik Unismuh Makassar Andi Luhur Prianto menjelaskan, keputusan baru KPU tentang calon pasangan tetap pada Pilwali 2018, idealnya memang diikuti dengan tindakan yang menunjang keputusan itu.

"Seperti KPU sudah harus bersosialisasi dan bersimulasi tentang tatacara pencoblosan dengan calon tunggal dan termasuk penertiban APK kandidat yang di diskualifikasi. Meskipun proses hukum gugatan baru terus jalan," kata Luhur.

Karena itu, Luhur menyarankan pihak KPU dan Panwaslu Makassar segera berkoordinasi dengan Pemkot, terutama kepada Satpol PP.

"Ini untuk langkah-langkah penertiban APK paslon yang didiskualifikasi, terlepas dari apapun yang menjadi keputusan panwas, soal gugatan pasangan calon yang didiskualifikasi," tutur Luhur.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved