Lima Aparat Gugur di Mako Brimob, GP Ansor Pinrang Lakukan Ini

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pinrang mengadakan dzikir dan yasinan bersama di Jl Rappang

Lima Aparat Gugur di Mako Brimob, GP Ansor Pinrang Lakukan Ini
HANDOVER
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pinrang mengadakan dzikir dan yasinan bersama di Jl Rappang, Kecamatan Watang Sawitto, Kamis (10/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pinrang mengadakan dzikir dan yasinan bersama di Jl Rappang, Kecamatan Watang Sawitto, Kamis (10/5/2018) malam.

Agenda yang diinisiasi Lembaga Dzikir dan Shalawatan Rijalul Ansor Pinrang itu juga mendoakan lima Anggota Polri yang gugur di Mako Brimob, kemarin.

"Kami berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada aparat yang gugur tersebut. Doa suci dan tulus untuk mereka," tutur Ketua GP Ansor Pinrang Salman kepada TribunPinrang.com, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, insiden di Mako Brimob adalah sebuah tindakan keji dan brutal yang bisa dipastikan tidak didasarkan pada prinsip Agama Islam yang benar.

Ini sekaligus menjadi bukti bahwa bibit radikalisme belum hilang seutuhnya. Bahkan, untuk tahanan teroris yang telah mendapat binaan secara berkala dan terukur.

"Jika yang di Rutan saja proses deradikalisasinya masih sulit, apalagi dengan yang di luar dan masih berkeliaran. Tanggungjawab ini tentu bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi seluruh elemen masyarakat," tegas Salman.

Terpisah, Komandan Banser Pinrang Hamdan Usrah mengatakan, gerakan intoleransi di Bumi Lasinrang harus segera diidentifikasi secara cermat dan cepat.

"Pasukan kami selalu siap bersinergi dengan Kepolisian dan TNI. Apalagi doktrin kami jelas, Islam itu Rahmatan Lil Alamin. Islam itu merangkul bukan memukul. Islam itu damai dan toleran. Tindakan keji seperti itu justru akan semakin memunculkan antipati terhadap ajaran Islam. Tentu ini samasekali tidak boleh dibiarkan," pungkasnya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved