KUA Tarowang Jeneponto Tolak Permohonan Nikah Anak di Bawah Umur

Namun, mendapat penolakan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarowang, Jeneponto.

KUA Tarowang Jeneponto Tolak Permohonan Nikah Anak di Bawah Umur
muslimin/tribunjeneponto.com
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarowang, Jeneponto Abdul Salam. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAROWANG - Pernikahan dini atau nikah pasangan di bawah umur akan berlangsung di Kecamatan Tarowang, Jeneponto.

Kali ini, remaja bernama Hasrullah (16) warga Kulanga, Desa Bulo-bulo, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Remaja kelahiran 03 Maret 2002 itu rencananya akan mempersunting Alfina Febrianti warga kampung Ujung, Desa Bonto Ujung, Kecamatan Tarowang, Jeneponto.

Rencananya pernikahan kedua remaja itu bakal dansungkan, Jumat (11/05/2018) hari ini.

Namun, mendapat penolakan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarowang, Jeneponto.

"Iya adalagi, tapi saya tolak. Namanya Hasrullah orang Bulo-bulo dan pasangannya itu orang Ujung," kata Abdul Salam dikomfirmasi TribunJeneponto.com.

Penolakan KUA kecamatan Tarowang terhadap rencana pernikahan itu ditunjukkan dengan mengeluarkan surat edaran pencegahan pernikahan terhadap keduanya.

"Tanggal 7 dia datang ke kantor untuk urus izin nikah, tapi setelah saya telusuri dan periksa datanya ternyata belum cukup umur, jadi tadi siang saya lansung keluarkan surat penolakan," ujar Abdullah.

Pihaknya juga mengaku telah memberikan surat edaran itu ke imam dusun di wilayah kerjanya agar tidak menikahkan Hasrullah dan Alfina Febrianti.

"Sudah saya serahkan suratnya ke imam-imam dusun untuk tidak dinikahkan," jelasnya.

Namun, pihaknya tidak menjamin pernikahan dibawah umur itu tidak terjadi.

"Sebatas itumi (kewenangan) saya, kalau misalkan ada imam dusun yang nikahkan itu kesalahan imam dusun karena kewenangan saya hanya mengeluarkan surat pencegahan," tuturnya.

Sebelumnya, rencana pernikahan dini juga terjadi di Dusun Kanang-kanang, Desa Tino, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, Selasa (08/05/2018) tiga hari lalu.

Namun, rencana pernikahan antara Erwin (17) dan Rezki batal lantaran mendapat penolakan dari KUA Kecamatan Tarowang dan KUA Kecamatan Sinjai Utara domisi Rezki.

Rencana pernikahan keduanya diniali melanggar Undang-Undang No 1 Tahun 1974. Dimana dalam undang-undang itu syarat minimal umur untuk calon mempelai pria minimal 19 tahun dan perempuan minimal 16 Tahun.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help