Kementerian BUMN Harap RS Royal Biringkanaya Jadi Rujukan

RS Royal Biringkanaya adalah satu-satunya RS milik BUMN yang ada di Makassar.

Kementerian BUMN Harap RS Royal Biringkanaya Jadi Rujukan
darul/tribuntimur.com
Dirut PT. Indah Karya, Neil Adiyanto menjelaskan proyek RS Royal Biringkanya kepada Deputi KSPP Kementerian BUMN Ahmad Bambang. (darul/tribun) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Deputi KSPP Kementerian BUMN Ahmad Bambang berharap pembangunan RS Royal Biringkanaya menjadi rujukan.

Hal tersebut dikatakan Ahmad Bambang saat Ground Breaking Rumah Sakit (RS) Royal Biringkanaya di Jl Pajaiyang Kota Makassar, Sulsel, Kamis (10/5/2018).

Alasan Ahmad menyebutkan RS Royal Biringkanaya menjadi rujukan, karena RS Royal Biringkanaya adalah satu-satunya RS milik BUMN yang ada di Makassar.

"Kenapa jadi rujukan bagi BUMN lain, karena rumah sakit milik BUMN ini tidak ada di sini (Makassar), jadi ini yang saya harapkan kedepannya," kata Ahmad.

Baca: RS Royal Biringkanaya Bakal Hadir di Makassar

Walau disebut RS Royal Biringkanaya harus menjadi rujukan bagi BUMN lain, tapi Ahmad menyebutkan, misi utama dari proyek itu ialah misi untuk negeri.

"Jadi misi utama kita adalah misi sosial, dan mendukung program pemerintah melalui BPJS. Kita boleh saja untung tapi jangan di atas penderitaan lain," ujarnya.

Disebut, beberapa BUMN yang belum memiliki RS di Makassar adalah Telkom, Pertamina dan juga BUMN lainnya.

Hadir pada acara ini, Direktur Utama PT. Pelni, Insan Tobing, Direktur PT. Indah Karya Teguh Raharjo, Komisaris PT. Indah Karya Purwanto dan Dirut PT. Indah Karya Neil Adiyanto.(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved