Murid MI 232 Pongkeru Ujian Pakai Ponsel Pintar, Ini Tanggapan Anggota DPRD Luwu Timur

Menurutnya, teknologi menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan, para peserta didik dituntut untuk melek teknologi.

Murid MI 232 Pongkeru Ujian Pakai Ponsel Pintar, Ini Tanggapan Anggota DPRD Luwu Timur
ivan/tribunlutim.com
Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Sarkawi A Hamid mengapresiasi penerapan ujian berbasis android di Madrasah Ibtidaiyah (MI) 232 Pongkeru, Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel). Itu disampaikan Sarkawi usai memantau langsung proses ujian 12 murid MI 232 Pongkeru, Selasa (8/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Sarkawi A Hamid mengapresiasi penerapan ujian berbasis android di Madrasah Ibtidaiyah (MI) 232 Pongkeru, Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Itu disampaikan Sarkawi usai memantau langsung proses ujian 12 murid MI 232 Pongkeru, Selasa (8/5/2018).

Sarkawi mengatakan, ujian berbasis android adalah ujian yang pertama dilakukan di tingkat sekolah dasar di Luwu Timur.

Bahkan, kata dia, sekolah setingkat SMP pun belum melaksanakannya.

"Kita apresiasi langkah Kemenag dan sekolah yang berani menerima teknologi," kata Sarkawi.

Menurutnya, teknologi menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan, para peserta didik dituntut untuk melek teknologi.

"Penerapan ujian berbasis android di sekolah ini bisa menjadi contoh sekolah lain, karena kita tidak bisa lepas dari teknologi," imbuh Sarkawi.

Sebaliknya, jauh dari teknologi akan tertinggal seiring kemajuan yang terus berkembang.

Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) 232 Pongkeru ujian sekolah memakai ponsel pintar atau android, Selasa (8/5/2018).

Sekolah berlokasi di Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Sekolah MI 232 Pongkeru, Patimasang mengatakan melaksanakan ujian berbasis android karena lebih praktis.

"Ini juga cara mengurangi kertas ujian," kata Patimasang.

Mata pelajaran yang diujikan yaitu Al Quran Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, SKI, dan Bahasa Arab.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help