Liga 1 Indonesia

Dapat Kabar Pelatih Arema Didepak Jika Takluk dari PSM, Robert: Saya Bersedih

Robert juga memiliki pekerjaan utama saat ini yakni memenangkan setiap laga bersama PSM.

Dapat Kabar Pelatih Arema Didepak Jika Takluk dari PSM, Robert: Saya Bersedih
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
Pelatih PSM Robert Rene Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mendapat kabar laga Arema FC pekan ke-8 menghadapi PSM merupakan laga yang wajib dimenangkan Singo Edan.

Pasalnya, jika hal tersebut tidak terjadi maka konsekuensinya yakni mendepak pelatih kepalanya yakni Joko Susilo.

Hal inipun membuat Robert sedikit bereaksi.

Sebagai pelatih yang pernah menukangi Arema pada tahun 2010 dan juga bekerja sama dengan Joko sebagai assistennya, hal itu cukup mengganggu.

"Joko Susilo itu cukup bagus untuk memimpin, saya tahu Joko dia diberi ultimatum agar bisa memenangakan pertandingan selanjutnya. Jadi ada banyak presure disana namun saya berharap semua yang terbaik untuk dia," terang Robert.

Namun menurut Robert, ia juga memiliki pekerjaan utama saat ini yakni memenangkan setiap laga bersama PSM.

Baca: Cedera, PSM Terancam Tanpa 3 Pemain Ini saat Hadapi Arema FC

Siapapun lawannya termasuk Arema sekalipun yang pernah ia bawa menjadi kampiun Liga 1 Indonesia di musim 2010 lalu.

"Tapi pekerjaan saya disini adalah untuk mendaptkan tiga poin. Namun apabila kita menang dan joko disingkirkan sebagai pelatih maka saya akan bersedih," ungkapnya.

"Hal itu tidak layak didapatkan (pemecatan) oleh dia, dia melatih di Arema dan tidak pernah ke klub-klub lain saya berharap meskipun kalau kita menang semoga kondisi itu tidak terjadi ke Joko," tambahnya.

Saat ini Arema FC terpuruk di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2018.

Baca: Suporter PSM Jabodetabek Gelar Super Cup II

Dari tujuh laga yang dilakoni Arema hanya mengumpulkan lima poin, masing-masing hasil dari satu kemenangan, dua hasil seri dan empat laga dengan kekalahan.

Menurut pelatih asal Belanda itu, apa yang terjadi di Arema saat ini adalah sesuatu yang mengagetkan.

Sebab menurutnya Arema memiliki sejarah sebagai salah satu tim besar di Indonesia.

"Saya kira Arema ada dalam posisi yang salah saat ini, melihat sejarahnya mereka. Ada faktor-faktor lain mempengaruhi pertandingan. Tapi intinya Arema berada di posisi yang mana sebenarnya bukan semestinya bukan tempat mereka," tuturnya.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help