Banyak Pasutri di Kajang yang Tak Memiliki Buku Nikah, Ini Usul Lakpesdam Bulukumba

Di Kajang, kata A'la, masih banyak pasangan suami istri (Pasutri) yang belum memiliki buku nikah.

Banyak Pasutri di Kajang yang Tak Memiliki Buku Nikah, Ini Usul Lakpesdam Bulukumba
HANDOVER
Lakpesdam PCNU Bulukumba, mendorong pembentukan tim validasi data isbath nikah di Kecamatan Kajang, Bulukumba, Sulsel. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Lakpesdam PCNU Bulukumba, mendorong pembentukan tim validasi data isbath nikah di Kecamatan Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut menjadi pembahasan pada kegiatan orientasi validasi data isbath nikah dan buku nikah yang digelar Lakpesdam di kantor Kemenag Bulukumba, Senin (7/5/2018).

Menurut Direktur Lakpesdam Bulukumba, Nur A'la, lima desa di Kecamatan Kajang nantinya bakal menjadi target validasi. Tujuannya, agar warga yang belum memiliki buku nikah bisa mengikuti isbath nikah.

Di Kajang, kata A'la, masih banyak pasangan suami istri (Pasutri) yang belum memiliki buku nikah.

Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor termasuk nikah di bawah umur dan menikah saat berada di luar negeri, merantau.

"Buku nikah sangat penting, karena menjadi syarat pembuatan kelengkapan administrasi. Misalnya mau mengurus Akte Kelahiran untuk anak-anaknya. Kan kasihan kalau mereka perlukan itu nanti," jelas A'la.

A'la menambahkan, pihaknya bakal segera melakukan validasi terhadap pasutri yang belum memiliki akte nikah di wilayah Kecamatan Kajang tersebut.

Untuk kedepannya, Lakpesdam Bulukumba menargetkan bakal melakukan validasi diseluruh Kecamatan yang ada di Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help