Smarfren Ajak Pelanggan Registrasi Kartu Prabayar

Lazarus B Tembang mengatakan, pelanggan juga bisa melakukan registrasi sendiri dengan berbagai cara mudah.

Smarfren Ajak Pelanggan Registrasi Kartu Prabayar
TRIBUN TIMUR/RASNI
Regional Head PT Smartfren Telecom Sulawesi Kalimantan, Lazarus Bako T 

Laporan wartawan Tribun Timur Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE, PT Smartfren Telecom (Smartfren) mengajak para pembeli kartu pra-bayar baru melakukan registrasi sesuai dengan aturan yang diberlakukan.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribun Timur, Senin (7/5/2018), ajakan ini untuk menyukseskan program pemerintah, khususnya melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Registrasi Pelanggan Prabayar merupakan pendaftaran identitas diri yang wajib dilakukan oleh calon pelanggan dengan menggunakan data identitas kependudukan yang valid sebagaimana tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan & Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (“Ditjen Dukcapil”).

Regional Head Sulawesi Kalimanta Smartfren, Lazarus B Tembang mengatakan, pelanggan juga bisa melakukan registrasi sendiri dengan berbagai cara mudah.

Pertama, melalui SMS dengan format: NIK#NomorKK# kirim ke 4444 Contoh: 1234567890123456#3201060401130027#.

Kedua, melalui menu aktivasi yang muncul dari layar handphone pada saat registrasi nomor baru tekan*4444# dari menu dialer handphone.

Ketiga, khusus pelanggannya, Smartfren juga menyediakan laman khusus registrasi via website Smartfren dengan tautan: mysf.id/reg.

Lazarus B Tembang menambahkan, jika pelanggan mengalami kendala pada saat melakukan registrasi, dapat menghubungi layanan contact center Smartfren di 4444 dari nomor Smartfren. Atau 021-50100000 dari PSTN atau 08811-223344 dari nomor ponsel lain.

"Pelanggan juga dapat melakukan registrasi kartu prabayarnya melalui galeri Smartfren yang tersebar di daerahnya masing masing ataupun melalui mitra outlet Smartfren terdekat," jelasnya.

Menurutnya, pelanggan yang melakukan registrasi harus memiliki NIK, nomor KK sesuai KK & KTP yang tercatat di Ditjen Dukcapil. (*)

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved