Kejari Pelabuhan Usut Dugaan Korupsi Dana Kementerian Senilai Rp 5 Miliar

Koperasi juga ditenggarai dipalsukan dengan tujuan untuk mendapatkan bantuan dana bergulir.

Kejari Pelabuhan Usut Dugaan Korupsi Dana Kementerian Senilai Rp 5 Miliar
sanovra/tribuntimur.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Kejaksaan Cabang Negeri Pelabuhan Makassar menyelidiki  dana bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian untuk Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM).

Dana sebesar Rp 5 miliar yang dikucurkan kepada Koperasi Dana Mandiri tahun 2013 itu diduga diselewengkan.

"Yang menerima dana LPDB seniliai Rp 5 M tahun 2013 masih sementara kita selidiki, apakah ada indikasi perbuatan melawan hukum atau tidak," kata Kepala Cabang Kejari Pelabuhan Makassar, Andi Irfan.

Indikasi dugaan koprupsi ini sama seperti modus koperasi sebelumnya yakni, pemalsuan rekomendasi dan tanda tangan terkait status koperasi penerima bantuan yang diduga fiktif.

Baca: Kejari Pelabuhan Siapkan Dua Jaksa Tangani Perkara Wakil Sekretaris DPD PAN

Koperasi juga ditenggarai dipalsukan dengan tujuan untuk mendapatkan bantuan dana bergulir.

Akibat perbuatan itu, dana bergulir yang dikucurkan pemerintah tidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan kerugian negara

"Diduga pembentukan koperasi menyalahi aturan dan tidak terdaftar pada Dinas Koperasi Makassar. Penyaluran dana senilai lima miliar diduga tidak sesuai peruntukan," ujarnya.

Dalam kasus ini, Kejari Pelabuhan saat ini tengah mengagendakan permitaan keterangan pihak terkait termasuk pengurus Koperasi Dana Mandiri.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help