Terjerat Kasus Aborsi, Tahanan Polsek Panakkukang Menikah

Dengan mahar tanah 500 meter persegi, Hasan pria asal Sinjai itu sah jadi milik dari wanita asal Wajo.

Terjerat Kasus Aborsi, Tahanan Polsek Panakkukang Menikah
darul/tribuntimur.com
Pernikahan Hasan dan Nurul berlangsung di musalah Kusnul Kotimah, Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Panakukkang, Sabtu (5/5/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hasan bin Hasyim (23) dan Nurul (22) tak mampu membendung air matanya lagi, setelah sah menjadi suami isteri.

Pasalnya, pernikahan Hasan dan Nurul berlangsung di musalah Kusnul Kotimah, Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Panakukkang, Sabtu (5/5/2018) siang.

Hasan dan Nurul sampai menikah di musalah kantor Polisi usai keduanya terjerat dalam kasus dugaan tindak pidana Aborsi.

Kepala Unit (Panit) 1 Reskrim Polsek Panakkukang, IPDA Armin mengatakan, kedua pasangan yang resmi menjadi suami isteri adalah tahanan Mapolsek.

"Mereka ini tahanan, sudah 10 hari dua pasangan ini ditahan di Rutan kami dan hari ini sah menjadi suami isteri," kata IPDA Armin saat ditemui di Mapolsek.

Baca: Berikut 12 Istilah Penyakit Unik di Polsek Panakkukang, Kapolsek Siapkan Sanksi Ini

Proses pernikahan dihadiri keluarga kedua mempelai. \

Dengan mahar tanah 500 meter persegi, Hasan pria asal Sinjai itu sah jadi milik dari wanita asal Wajo.

Dari mediasi antara penyidik, keluarga Hasan dan Nurul, kata IPDA Armin, agar keduanya tidak lagi berbuat dosa dan melawan hukum dikemudian harinya.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved