Lengkapi Petunjuk Jaksa, Polda Serahkan Berkas Erwin Hayya ke Kejaksaan

Berkas yang diserahkan sesuai dengan petunjuk Jaksa peneliti Kejati Sulselbar yang sebelumnya dianggap belum lengkap.

Lengkapi Petunjuk Jaksa, Polda Serahkan  Berkas Erwin Hayya ke Kejaksaan
handover
Kepala BPKAD Makassar, Erwin Hayya ditahan tim Tipikor Polda, di Ruangan Tahanan (Rutan) Polda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Sabtu (27/1/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Makassar, Erwin Syafruddin Haiyya masih dalam tahanan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Erwin Hayya belum diadili lantaran berkas tersangka masih bolak balik dari Kejaksaan Tinggi Sulselbar ke penyidik Kepolisian.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondany bahwa pihaknya telah menyerahkan kembali berkas tersangka.

Berkas yang diserahkan sesuai dengan petunjuk Jaksa peneliti Kejati Sulselbar yang sebelumnya dianggap belum lengkap.

"Sekarang kami tunggu lagi petunjuk Kejaksaan. Apakah sudah lengkap atau masih ada kekurangan atau masih ada yang perlu dilengkapi," tuturnya.

Erwin merupakan tersangka kasus dugaan korupsi uang Makan Minum (Mamin) pegawai di lingkup Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Makassar.

Semenjak ditetapkan tersangka, ia langsung di tahan di markas Polda Sulsel, tepatnya Sabtu (27/1/2018) beberapa bulan lalu.

Erwin ditetapkan tersangka karena diduga telah melakukan order fiktif untuk kepentingan pribadi. Pada saat penggeledahan oleh Kepolisian sejak awal Januari lalu, ditemukan uang sebanyak Rp300 juta dari ruang BPKAD Pemkot Makassar.

Uang itu diduga merupakan uang setoran dari proyek pengadaan yang dilakukan tersangka. Sedangkan 5 persennya lagi diberikan kepada pemilik perusahaan pemenang lelang, yang diduga direkayasa oleh tersangka.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help