Citizen Reporter

GARY dan IAI Sulsel Gelar Festival HIERARCHY

Dihadiri anggota Ikatan Arsitek Indonesia, mahasiswa arsitektur UIN Alauddin dan mahasiswa Unhas

GARY dan IAI Sulsel Gelar Festival HIERARCHY
CITIZEN REPORTER
Green Architecture Community (GARY) Makassar bekerja sama IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Sul-Sel mengadakan Kegiatan Festival bertajuk HIERARCHY (History, Culture, Architecture, Society). 

Citizen Reporter,  Jalaluddin R,  Ketua Green Architecture Community (GARY) 

MAKASSAR - Green Architecture Community (GARY) bekerja sama IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Sul-Sel mengadakan Kegiatan Festival bertajuk HIERARCHY (History, Culture, Architecture, Society).

Kegaiatan ini dilatar belakangi oleh kekhawatiran terhadap beberapa kebijakan pembangunan masa kini yang perlahan mengikis nilai-nilai sejarah dan kebudayaan.

Tujuan kegiatan ini ialah menubuhkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda tentang pentingnya menjaga budaya dan kearifan lokal sebagai identitas dan jati Nusantara.

Baca: Komunitas GARY Makassar Bentuk Tim Rancang Kawasan Wisata Tanjung Bayang

Acara berlangsung selama tiga hari (3-5 Mei 2018) di Nipah Mall dan Tanjung Bayang Makassar, yang dihadiri oleh anggota Ikatan Arsitek Indonesia, mahasiswa arsitektur UIN Alauddin dan mahasiswa Universitas Hasanuddin.

Baca: Ini Saran GARY UIN Alauddin untuk Pemkot Makassar

Acara hari pertama diisi dengan kegiatan berupa seminar Arsitektur dan kebudayaan oleh  Drs. Abdul Rakhman Kuba, M.Si (Kepala Bidan Pelestarian Sejarah, Tradisi dan Cagar Budaya Kota Makassar), Prof. Dr. Slamet Trisutomo, M.S. (Guru besar Universitas Hasanuddin) dan Fahmyddin A'raaf Tauhid, ST.,M.Arch. P.hD (Dosen Jurusan Arsitektur UIN Alauddin Makassar).

GARY bekerja sama IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Sul-Sel mengadakan Kegiatan Festival bertajuk HIERARCHY (History, Culture, Architecture, Society).
GARY bekerja sama IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Sul-Sel mengadakan Kegiatan Festival bertajuk HIERARCHY (History, Culture, Architecture, Society). (CITIZEN REPORTER)

Dilajutkan dengan kegiatan dialog heritage oleh Andi Isdyanto ST MT, IAI. dan persentasi bedah desain oleh Zaldi Suradin, ST IAI, pada tanggal 03 Mei 2018, di Nipah Mall Makassar.

Hari kedua berupa disis dengan kegiatan Workshop Bambu oleh Dr Tahang, ST.,MT yang didampingi oleh perwakilan anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kemudian dilanjutkan dengan kegiatan aksi 100 bambu untuk Tanjung Bayang.

Aksi 100 bambu merupakan rangkaian kegiatan rancang kawasan oleh  Green Architecture Community (GARY) pada bulan Juli 2017 lalu yang diipercayakan oleh pihak LPM Tanjung Merdeka untuk mendesain Tanjung Bayang, pada tanggal 04 Mei 2018, di tanjung bayang.

Acara hari ketiga berupa training motivator oleh Dr. Siti Halimah L.S.P., M.P sebagai pembicara, dirangkaian kegiatan pergelaran seni berupa tari Tulolona Sulawesi dengan jumlah penari terbanyak, Showcase desain Tanjung Bayang, serta hiburan rakyat lainnya (05 Mei 2018) di Tanjung Bayang.

Menurut Jalaluddin R, ketua Green Architecture Community (GARY) bahwa “ kegiatan festival ini merupakan batu loncatan Green Architecture Community (GARY) bekerjasama dengan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) ingin mendalami sekaligus ingin memberi saran kepada pemerintah bahwa desain pengembangan pesisir pantai Seperti Tanjung Bayang harus di perhatikan terutama karena terdapat pemukim yang mengelola Tanjung Bayang”. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help