5 Ribu Warga Pangkep Tidak Bisa Membaca, Ini Jumlah Per Kecamatan

Dia menyebut total keseluruhan jumlah warga penyandang buta aksara di Pangkep tahun 2018 di 13 kecamatan sebanyak 14.010 orang.

5 Ribu Warga Pangkep Tidak Bisa Membaca, Ini Jumlah Per Kecamatan
munjiyah/tribunpangkep.com
Data jumlah warga Pangkep buta aksara 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira membeberkan data jumlah warga Pangkep buta aksara kepada TribunPangkep.com, Jumat (4/5/2018).

"Iya datanya sudah ada sama kami, jadi upaya kami itu sekarang memberdayakan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di desa/kelurahan untuk bantu Pemkab Pangkep pemberantasan buta aksara," ujarnya.

Dia menyebut total keseluruhan jumlah warga penyandang buta aksara di Pangkep tahun 2018 di 13 kecamatan sebanyak 14.010 orang.

Total keseluruhan jumlah warga yang dibelajarkan sebanyak 9.010 orang.

Sisa penyandang buta aksara yang tidak tahu membaca sebanyak 5 ribu orang.

Berikut rinciannya di 13 kecamatan di Kabupaten Pangkep.

Kecamatan Pangkajene 1.277, jumlah yang dibelajarkan tahun 2011 sebanyak 40, tahun 2012 tuntas, tahun 2013 sebanyak 240, tahun 2014 sebanyak 470, tahun 2015 sebanyak 80. Total 830 yang telah dibelajarkan dan sisa 447 yang masih buta aksara.

Kecamatan Bungoro 1.900, jumlah yang dibelajarkan tahun 2011 sebanyak 50, tahun 2012 sebanyak 100, tahun 2013 sebanyak 230, tahun 2014 sebanyak 650, tahun 2015 sebanyak 160. Total 1.190 yang telah dibelajarkan dan sisa 71 yang masih buta aksara.

Kecamatan Labakkang 2.607, jumlah yang dibelajarkan tahun 2011 sebanyak 40, tahun 2012 sebanyak 310, tahun 2013 sebanyak 540, tahun 2014 sebanyak 1040, tahun 2015 sebanyak 120. Total 2.050 yang telah dibelajarkan dan sisa 557 yang masih buta aksara.

Kecamatan Marang 1.463, jumlah yang dibelajarkan tahun 2011 sebanyak 20, tahun 2012 sebanyak 90, tahun 2013 sebanyak 230, tahun 2014 sebanyak 490, tahun 2015 tuntas. Total 830 yang telah dibelajarkan dan sisa 633 yang masih buta aksara.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help