Pilwali Parepare

Pengusaha Transportasi Parepare Ini Sebut FAS Pahami Betul Pembangunan

Pasalnya, konsep pemerataan yang dijelaskan FAS berupa program yang dibagi setiap kelurahan.

Pengusaha Transportasi Parepare Ini Sebut FAS Pahami Betul Pembangunan
HANDOVER
FAS-AS saat bersantai di sela kampanye bersama sejumlah simpatisan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare Faisal Andi Sapada-Asriady Samad memaparkan kepada warga BTN Timurama bahwa salah satu fokus kerjanya jika terpilih yakni pemerataan pembangunan.

Salah satu Tokoh Masyarakat Parepare, Ilham, Selasa (1/5/2018), mengaku tertarik hadir ke kampanye FAS karena mau mendengar langsung program FAS.

"Pemerataan pembangunan yang kami inginkan khususnya warga timurama dan sekitarnya, pasalnya selama belasan tahun tinggal baik jalan maupun pusat pusat perekonomian hanya berada di pinggiran kota Parepare," ujar, Ilham yang merupakan pengusaha yang bergerak dibidang transportasi.

Ilham menjatuhkan pilihannya dan bakal bekerja untuk pemenangan FAS, pasalnya konsep pemerataan yang dijelaskan FAS berupa program yang dibagi setiap kelurahan.

"Komitmen FAS sebagai Ahli pemerintahan memahami betul Pembangunan, Buktinya FAS lebih mengutamakan kegiatan fisik yang dibutuhkan masyarakat," tuturnya.

Selain Ilham, Sejumlah tokoh masyarakat hadir seperti Ust Nawawi, Andi Fahruddin, Amir, Wa Pana, Lasenggong, Lamaming, dan Muh Yamin.

Sementara itu, Asriady Samad, Calon Wakil Walikota kota Parepare, dalam Orasi politiknya menerangkan, program 22 FAS Baru, Harapan Baru tujuannya untuk masyarakat Parepare bisa sejahtera dan mandiri.

"Bisa dilihat dari 22 Program kami itu untuk masyarakat, dan semoga itu menjawab keinginan atau kebutuhan masyarakat," terangnya.

Ditempat yang sama Faisal Andi Sapada menuturkan, Konsep kota baru, kedepan diharapkan mampu memecah kepadatan penduduk untuk di pinggiran laut.

"Selain pemerataan konsep kota baru nantinya itu bersinergi antara Pengusaha, Masyarakat dan pemerintah, Selama ini pembangunan hanya mengandalkan Anggaran Negara padahal pihak swasta maupun masyarakat juga bisa melakukan hal yang sama," tutur dia.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help