Sekda Mamasa Jadi Pengurus Partai Politik, Ini Kata Ketua Bawaslu dan Sekprov Sulbar

Kendati demikian, Sulfan mengaku akan mempertanyakan sejuah mana proses masalah tersebut ke Panwaslu Kabupaten Mamasa

Sekda Mamasa Jadi Pengurus Partai Politik, Ini Kata Ketua Bawaslu dan Sekprov Sulbar
nurhadi/tribunsulbar.com
Sekda Mamasa, Benyamin YD mengikuti kegiatan partai politik.

 Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Keterlibatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Benyamin YD, dalam salah satu partai politik hingga saat ini masih menuai sorotan sejumlah warga Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Benyamin YD diduga terlibat menjadi salah seorang pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). beberapa waktu lalu, salah seorang warga Mamasa, Waris mengaku keberatan dengan Sekda yang dinilai tidak netral.

"Padahal berdasarkan aturan, ASN dilarang terlibat dalam politik praktis dan ikut berpartai,"kata Waris kepada TribunSulbar.com.

Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, yang dikonfirmasi TribunSulbar.com, mengenai masalah itu mengatakan, kasus tersebut tidak pernah di proses ditingkatan Bawaslu sebab laporannya langsung disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Kalau informasi yang kami dapatkan di Bawaslu masalah ini langsung dilaporkan ke KASN, sehingga kami tidak pernah melakukan proses di tingkatan Bawaslu,"kata Sulfan via telepon selular, Senin (30/4/2018).

"Kami tidak melakukan proses karena laporannya sudah disampaikan ke KASN. Jangan sampai ditangani KASN kami juga tangani, kemudian jika kami melakukan proses nantinnya juga penilaian pelanggarannya akan kami sampaikan ke KASN,"ujarnya menambahkan.

Kendati demikian, Sulfan mengaku akan mempertanyakan sejuah mana proses masalah tersebut ke Panwaslu Kabupaten Mamasa jika benar sudah dilaporkan ke KASN.

"Nanti saya juga akan tanyakan kembali ke Panwaslu Mamasa. Apakah sudah ada keputusan atau belum dari KASN terkait laporan itu,"ujarnya.

Sementara Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Ismail Zainuddin, mengaku tidak pernah mendapatkan laporan terkait masalah keterlibatan Benyamin YD dalam politik praktis.

"Sampai sekarang saya belum pernah mendapatkan laporan terkait masalah itu. Saya juga tidak pernah mendapat informasi kalau masalah itu dilaporkan ke KASN,"ujarnya via telepon.

Ismail justru mempertanyakan, soal kebebaran keterlibatan Sekda Mamasa dalam urusan politik praktis.

"Memang ada SK nya kah, karena sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi soal itu,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help