Bocah 12 Tahun di Jeneponto Ini Jadi Perhatian Peserta Ujian TPA, Ini Sebabnya

Di balik keterbatasan fisiknya, suara bocah tunanetra itu merdu saat melantunkan ayat suci Alquran.

Bocah 12 Tahun di Jeneponto Ini Jadi Perhatian Peserta Ujian TPA, Ini Sebabnya
muslimin/tribunjeneponto.com
Muh Ririn (12) siswa SLB Muhammadiyah Jeneponto menjadi perhatian peserta ujian atau Munaqasah TK/TPA di Masjid Jami Fastabiqul Khaerat, Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu, Mingggu (29/04/2018) 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Muh Ririn (12) siswa SLB Muhammadiyah Jeneponto menjadi perhatian peserta ujian  atau Munaqasah TK/TPA di Masjid Jami Fastabiqul Khaerat, Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu, Mingggu (29/04/2018)

Di balik keterbatasan fisiknya, suara bocah tunanetra itu merdu saat melantunkan ayat suci Alquran.

Ia melantukan ayat suci Alquran sambil meraba Alquran berhuruf braille (Alquran khusus tunanetra).

"Saya juga kagum sama ini santri karena biarpun tidak dapat melihat dia begitu pandai mengaji, semoga ini dapat memotivasi kita yang dapat melihat sempurna," kata Kasat Binmas Polres Jeneponto AKP Syahrul yang hadir dalam ujian itu.

Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Binamu, Reskiawan (30) selaku penyelanggara ujian atau munaqasah TK/TPA menyebutkan, diantara 381 santri yang mengikuti ujian, hanya Ririn seorang yang merupakan peserta tunanetra.

Baca: Dijadwal ke Jeneponto, Gantala dan Coto Kuda Jadi Incaran Soni Sumarsono

"Dari munaqasah yang kita selenggarakan, memang baru kali ini ada peserta tunanetra yang ikut. Munaqasah ini kita adakan dua kali setahun," ujar Reskiawan kepada TribunJeneponto.com

Nilai yang diraih Ririn cukup memuaskan dan mengalahkan beberapa santri yang memiliki penglihatan normal.

"Kalau bacaan Alqurannya hampir sempurna, mahrajul huruf dan tajwidnya sudah mendapatkan nilai 180, jadi sisa 20 untuk mencapai nilai maksimal 200, juga ada beberapa item kategori penilaian lainnya seperti hafalan surah-surah pendek," ujarnya.

Tidak hanya itu, menurut Kurniawan, bocah 12 tahun itu juga menghafal juz ke 30.

Baca: Gara-gara Listrik, Legislator Gerindra Minta Bupati Jeneponto Evaluasi Dirut RSUD Lanto

"Dan memang ini Ririn sudah hafal Juz 30 (khusus juz ke-30). Tiga bulan lalu saya pernah ketemu sama dia, dia ikut pelatihan pelatihan di Agangje'ne," ungkapnya.

Muh Ririn merupakan warga Lorong Macan Jl Morra Dg Bilu, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Ia tercatat sebagai santri ustad Alwi Mustofa imam masjid Arrahman Passamaturukang, Kecamatan Binamu.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved