Data Dinkes: Kabupaten Enrekang Daerah Penderita Stunting Terbesar di Sulsel

Kondisi gagal tumbuh pada anak akibat dari kekurangan gizi atau stunting marak terdapat di Enrekang.

Data Dinkes: Kabupaten Enrekang Daerah Penderita Stunting Terbesar di Sulsel
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Plh Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kondisi gagal tumbuh pada anak akibat dari kekurangan gizi atau stunting marak terdapat di Enrekang.

Bahkan, Kabupaten penghasil Dangke ini merupakan daerah dengan penderita stunting terbesar di Sulawesi Selatan.

Total terdapat sebanyak 27-40 persen dari 27.000 jumlah anak mengalami hal tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, angka stunting di Enrekang sebanding dengan angka stunting nasional 2017 sebesar 29,6 persen dan Sulsel ada 34,8 persen.

Hal tersebut pun diakui oleh Plh Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno.

Menurutnya, Kabupaten Enrekang memang masuk dalam 100 titik di Indonesia yang termasuk dalam penderita stunting terbesar.

"Iya memang, data dari kesehatan Enrekang masuk 100 titik di Indonesia tercatat stunting paling besar," kata Sutrisno, Jumat (27/4/2018).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat dilihat dari setiap zaman di Enrekang, rata-rata kondisi tumbuh tidak maksimal.

Olehnya itu, peningkatan status gizi dengan pendampingan 1000 tahun kehidupan atau hingga usia 2 tahun akan dilakukannya.

"Kita akan lakukan upaya peningkatan gizi dan sosialisasi pendampingan ntuk anak-anak mulai saat ini," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved