PPPA Sulsel Beri Pendampingan PUG PPPA Bantaeng, Ini Maksudnya

Hadirnya PUG guna memastikan kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk bisa memperoleh akses yang sama atas sumber daya pembangunan.

PPPA Sulsel Beri Pendampingan PUG PPPA Bantaeng, Ini Maksudnya
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengutus tim pendampingan Pengarus Utamaan Gender (PUG) ke Kabupaten Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengutus tim pendampingan Pengarus Utamaan Gender (PUG) ke Kabupaten Bantaeng.

Tim yang dipimpin oleh Rosniati Azis sebagai mitra PPPA Sulsel yang membidangi PUG didampingi Wahidah diterima di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis (26/04/2018).

Pendampingan dilakukan atas inisiatif PPPA Sulsel dalam rangka menyongsong pemberian penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Awards tahun 2018.

"Kehadiran kami sebagai inisiatid melakukan pendampingan pada tiga daerah yang kita prioritaskan mencapai target meraih kategori Utama APE Awards tahun ini, salah satunya adalah Bantaeng," ujar Rosniati Azis.

Hadirnya PUG guna memastikan kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk bisa memperoleh akses yang sama atas sumber daya pembangunan.

Dapat berpartisipasi yang sama dalam proses pembangunan, termasuk proses pengambilan keputusan. Memiliki kontrol sama atas sumber daya pembangunan dan memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas PMDPPPA Bantaeng, Chaeruddin Arsyad mengapresiasi hadirnya tim PUG tersebut.

"Pemkab Bantaeng menyambut baik sekaligus mengapresiasi kedatangan Tim dalam melakukan Pendampingan PUG. Sekaligus mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini dalam rangka evaluasi untuk meraih APE Awards tahun 2018," ujarnya.

Apalagi Kabupaten Bantaeng tercatat telah meraih APE Awards kategori Madya di tahun 2014 dan 2016. Dimana apresiasi APE ini awalnya dilaksanakan tiap dua tahun.

Namun terhitung mulai 2018 bakal digelar tiap tahun. Proses penilaian berturut-turut dimulai proses penginputan, penetapan tim evaluasi hingga verifikasi.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help