Home »

Bone

Pilkada Bone 2018

Tiga ASN Bone Dijatuhi Sanksi oleh KASN, Karena Pilkada?

Pasalnya, tiga ASN itu terbukti melakukan pelanggaran asas netralitas ASN dengan cara berfoto dengan simbol keberpihakan kepada calon

Tiga ASN Bone Dijatuhi Sanksi oleh KASN, Karena Pilkada?
justang/tribunbone.com
Komisioner Panwas Bone M Alwi memperlihatkan surat KASN di kantornya, Jl. Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Rabu (25/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Tiga Aparatur Sipil Negara(ASN) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dinyatakan bersalah oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) lantaran berpihak kepada salah satu calon di Bone 2018'>Pilkada Bone 2018.

Ketiga ASN tersebut masing-masing Camat Lamuru Muh. Awaluddin, Camat Cenrana A Adnan, dan Lurah Cenrana Mursalim.

Pasalnya, tiga ASN itu terbukti melakukan pelanggaran asas netralitas ASN dengan cara berfoto dengan simbol keberpihakan kepada calon bupati dan wakil bupati Bone tertentu.

Komisioner Panwas Kabupaten Bone M Alwi menuturkan sanksi yang diberikan KASN berupa sanksi moral.

"Ketiganya diberikan sanksi moral berupa pernyataan secara terbuka, yang pelaksanaannya mengacu pada peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS,"kata M Alwi yang ditemui tribunbone.com di kantornya, Jl. Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Rabu (25/4/2018).

Ia menambahkan pelaksanaan kewenangan tersebut diserahkan kepada Penjabat Bupati Bone dalam hal ini pejabat pembina kepegawaian

"Pelaksanaan pemberian sanksi tersebut diberikan kepada Penjabat Bupati Bone dalam hal ini pejabat pembina kepegawaian," tambahnya.

Sebelumnya, Panwas Bone sudah merekomendsikan tiga ASN itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk diberikan sanksi.

Dalam pemeriksaan di Panwas Bone beberapa waktu lalu ketiganya mengakui foto tersebut.

Adapun ancaman sanksi keterlibatan ASN yakni mulai dari sanksi moral teguran, penundaan pangkat selama satu tahun hingga pemecatan.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help