Pilwali Palopo 2018

Takut Laksanakan Rekomendasi Panwaslu, KPU Palopo Tempuh Langkah Ini

Pihaknya juga menjaga suasana keamanan politik dengan berhati-hati mengeluarkan sebuah pernyataan.

Takut Laksanakan Rekomendasi Panwaslu, KPU Palopo Tempuh Langkah Ini
hamdan/tribunpalopo.com
Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo tidak ingin gegabah dalam melaksanakan rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo.

Rekomendasi Panwaslu meminta agar KPU Palopo membatalkan pencalonan Judas Amir kerena terbukti bersalah melanggar Pasal 71ayat 2 UU No.10 Tahun 2016.

Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar mengatakan, salah satu langkah KPU Palopo untuk menunjukkan profesionalitas dan tidak gegabah adalah dengan mengkonsultasikan rekomendasi tersebut ke KPU RI.

Pihaknya juga menjaga suasana keamanan politik dengan berhati-hati mengeluarkan sebuah pernyataan.

"Ini bukan perkara yang langsung-langsung saja akan tetapi butuh kajian dan penelitian yang mendalam. Untuk itu kami akan konsultasi ke KPU RI," katanya.

Ia menambahkan, sesuai dengan ketentuan UU No 1 Tahun 2015 Pasal 140 KPU memiliki waktu tujuh hari untuk melaksanakan rekomendasi dari Panwaslu.

Waktu tersebut akan digunakan sebaik mungkin untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat.

"Kami akan lakukan yang terbaik. Untuk masyarakat Palopo kami mohon jangan terpropokasi dengan informasi yang bukan bersumber dari kami sebagai pelaksana," imbuhnya.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help