Tiga Kabupaten di Sulsel Dapat Hibah Kapal Pelra Rp 2,3 M

24 kapal Pelra berukuran 35 gross tonnage (GT) ini diberi nama KM Banawa Nusantara.

Tiga Kabupaten di Sulsel Dapat Hibah Kapal Pelra Rp 2,3 M
abdiwan/tribuntimur.com
Pemerintah melalui Kemenhub menyerahkan 24 kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) kepada sejumlah pemerintah daerah (Pemda) penerima hibah. Prosesi penyerahan hibah dilakukan di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/04/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan 24 kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) kepada 24 pemerintah daerah penerima hibah di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Kamis (19/4/2018).

Tiga di antaranya dari Sulsel, yakni Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Bulukumba, dan Kepulauan Selayar.

Sebelumnya, penandatanganan berita acara hibah antara Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Dwi Budi Sutrisno dengan 24 perkawilan kepala daerah digelar. 

Baca: Siang Ini, Menhub Beri Kapal Pelra di Pelindo IV

Baca: Menteri Perhubungan Ngaret, 24 Bupati Penerima Kapal Pelra Menunggu di Pelabuhan Makassar

Dwi Budi menuturkan, 24 kapal Pelra berukuran 35 gross tonnage (GT) ini diberi nama KM Banawa Nusantara. Kapal tersebut dianggarkan Ditjen Perhubungan Laut pada tahun anggaran 2017. 

"Tahun 2017 kita anggarkan Rp 58,8 miliar dengan jumlah kapal 24. Satu kapal seharga Rp 2,3 miliar. Ada lima perusahaan dalam negeri yang memproduksi kapal sepanjang 16 meter dengan lebar 4 meter tersebut," tuturnya.

Kelima perusahaan tersebut yakni, PT Barokah Marine Pekalongan, PT Empat Sekawan Marine Pasuruan, PT Trisetia Cipta Persada, PT Sumber Prtama Makassar,  PT Swarna Centra Buana Bulukumba, dan PT Putra Arung Samudera Bulukumba.

"Pengerjaannya memakan waktu lima bulan. Kapal Pelra ini dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup modern dan lengkap. Antara lain, perlengkapan keselamatan jiwa, perlengkapan pencegahan kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi, dan pencegahan pencemaran," katanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved