Warga Kurusumange Maros Ancam Tanam Padi di Jalan, Ini Sebabnya

Jika pemerintah tidak mau menambal sejumlah kubangan, warga mengancam akan menanam padi dan pisang di badan jalan.

Warga Kurusumange Maros Ancam Tanam Padi di Jalan, Ini Sebabnya
HANDOVER
Bentoel Borong Jatia, Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Tanralili, Maros, berlumpur saat hujan mengguyur.   

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga Bentoel Borong Jatia, Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Tanralili, Maros, berharap, pemerintah segera memperpaiki kerusakan jalan di kampungnya, Selasa (17/4/2018).

Jika pemerintah tidak mau menambal sejumlah kubangan, warga mengancam akan menanam padi dan pisang di badan jalan.

Seorang warga Borong Jatia, Sape, mengatakan, warga tidak percaya lagi dengan janji pemerintah Desa dan Kabupaten, yang ingin membangun jalan beton di Maros. 

Janji tersebut hanya dikatakan oleh Bupati Maros, Hatta Rahman saat ingin kembali mencalonkan diri pada Pilkada lalu. Janji tersebut tidak pernah terealisasi.

"Kami sudah lama menunggu janji itu, tapi tidak pernah terealisasi. Kami sangat kecewa. Pemerintah seperti tidak peduli lagi dengan warganya. Ituji kalau ada kepentingan, baru datang temui kami," ujar seorang warga, Radi.

Beberapa warga warga yang melintas dengan mengendarai motor, sudah jatuh. Tapi pemerintah tidak memperbaikinya.

Kadang, jika kubangan jalan sudah sangat parah dan menyebabkan kendaraan rusak, warga terpaksa membeli timbunan untuk menambal.

"Warga di sini yang biasa menimbun jalan rusak jika sudah terlalu parah. Itupun ditimbun pakai sertu. Timbunan warga, paling maksimal hanya bertahan dalam sepekan," ujarnya.

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved